Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Sabtu, 4 April 2026 15:15 WIB

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

5 Gedung Legendaris di Kota Bandung Ini Jadi Saksi Perkembangan Seni Teater

By Putra JuangMinggu, 19 Januari 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Gedung Kesenian Rumentang Siang. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebagai daerah yang dikenal dengan pesona seni dan budayanya, Kota Bandung memiliki sejumlah gedung legendaris yang menjadi saksi perkembangan seni teater.

Dari masa kolonial hingga era kontemporer, gedung-gedung ini tidak hanya menjadi tempat pertunjukan tetapi juga pusat interaksi budaya yang menghidupkan kreativitas masyarakat kota ini.

Di mana saja sih lokasi-lokasinya? Simak ulasan di bawah ini.

1. Padepokan Mayang Sunda

Gedung yang terletak di Jalan Peta No. 209 Kota Bandung ini merupakan gedung pertunjukan, latihan, dan pengembangan seni–budaya, yang berdiri pada tahun 1987, sebagai kakarén (warisan) atas pelaksanaan Festival Film Indonesia di tahun yang sama.

Gedung ini dikelola oleh sebuah UPT di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung (kini UPTD Padepokan Seni, Kreativitas dan Kebudayaan).

Nama Padepokan Seni Mayang Sunda diresmikan pertama kali oleh Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, pada 21 Februari 2013, bersamaan dengan rangkaian acara Miéling Poé Basa Indung Sadunya yang dilaksanakan di Indoor Stage Mayang Sunda.

Baca Juga:  5 Kue Cubit Varian Rasa di Kota Bandung, Dijamin Legit!

2. Teras Sunda Cibiru

Teras Sunda Cibiru yang terletak di Jalan Raya Cipadung Kecamatan Cibiru memiliki sekitar sembilan ruangan yang bisa digunakan seniman untuk berkegiatan.

Salah satunya Bale Riung untuk kegiatan diskusi, seminar yang berskala 100 orang ke bawah juga untuk ruang latihan. Ada juga Bale Utama ini merupakan ruang pertunjukan atau ruang seminar yang kapasitasnya kurang lebih 500 orang.

Terdapat juga galeri yang di dalamnya terdapat banyak koleksi seni dan budaya Jawa Barat, khususnya Sunda. Galeri ini menjadi fasilitas utama, sebab pengunjung dapat mengetahui akan budaya dan kesenian Sunda.

Sampai sekarang Teras Sunda Cibiru masih bisa dipakai untuk umum, bukan hanya seniman.

3. Gedung De Majestic

Terletak di jantung Jalan Braga, De Majestic pertama kali dibuka pada 1925. Gedung ini awalnya dikenal sebagai lokasi pemutaran perdana Loetoeng Kasaroeng, film pertama yang diproduksi di Indonesia.

Baca Juga:  Bandung Menuju Kota Wakaf, Pemkot Bersama GTRA Tingkatkan Pemanfaatan Tanah

Namun, tak hanya film, panggungnya kerap digunakan untuk pertunjukan teater dan seni drama klasik di era kolonial. Kini, gedung ini tetap menjadi ruang pertunjukan seni budaya, dari teater musikal hingga pementasan kontemporer, menjadikannya ikon seni yang melampaui generasi.

4. Gedung Kesenian Rumentang Siang

Beberapa sumber menyebut, Rumentang Siang berdiri sejak 1950-an dan menjadi ruang bagi seniman lokal untuk mengekspresikan diri, terutama di era Orde Baru.

Berbagai komunitas seni, termasuk para pelopor seni eksperimental seperti Harry Roesli, menggunakan tempat ini untuk mengeksplorasi kritik sosial melalui teater.

Lokasi yang terletak di Jalan Baranangsiang ini, terus menjadi pusat seni yang mengakomodasi seniman muda Bandung untuk menghidupkan bentuk seni teater baru. Semisal kegiatan teater unit kegiatan mahasiswa, atau ekstrakulikuler sekolah.

Baca Juga:  Nyaman Banget! Nikmati Sarapan Pagi dengan Suasana Rumah Joglo di Kota Bandung

5. Gedung Societet Concordia (kini Gedung Merdeka)

Sebelum menjadi Gedung Merdeka yang terkenal karena Konferensi Asia-Afrika, bangunan ini dikenal sebagai Societet Concordia. Pada masanya, gedung ini adalah tempat eksklusif untuk pementasan opera dan drama bergaya Eropa.

Setelah transformasinya, fokusnya beralih ke acara kenegaraan, meski tetap digunakan sesekali untuk teater sejarah dan acara seni budaya yang merayakan warisan Bandung.

Gedung ini tidak hanya mencerminkan perkembangan seni teater di Bandung tetapi juga menjadi simbol perjalanan budaya kota ini. Dari panggung megah di masa kolonial hingga ruang yang mendukung ekspresi seni rakyat, Bandung terus membuktikan dirinya sebagai kota yang memelihara kreativitas seni.

Dengan warisan yang begitu kaya, seni teater di Bandung tetap hidup dan menjadi bagian penting dari identitas kota ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gedung kesenian Kota Bandung legendaris seni teater
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.