bukamata.id – Kinerja pembiayaan bank bjb syariah menunjukkan tren yang solid di tengah dinamika industri perbankan nasional. Anak usaha PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) ini berhasil mencatat pertumbuhan positif pada segmen Korporasi dan Komersial hingga akhir 2025.
Di saat pertumbuhan kredit korporasi nasional terus bergerak naik, bank bjb syariah mampu menjaga laju ekspansi dengan pendekatan yang terukur. Direktur bank bjb syariah, Arief Setyahadi, mengungkapkan bahwa pembiayaan Korporasi dan Komersial tumbuh 8,33 persen secara tahunan (year on year).
Capaian tersebut dinilai mencerminkan strategi bisnis yang mengedepankan selektivitas dan kehati-hatian, tanpa mengabaikan peluang pertumbuhan. Bank secara konsisten memprioritaskan sektor usaha dengan fondasi bisnis yang kuat serta manajemen risiko yang terkendali, guna menjaga kualitas aset tetap sehat.
Direktur Utama bank bjb syariah, Arief Setyahadi, menegaskan bahwa pertumbuhan ini bukan semata mengejar angka, melainkan bagian dari strategi jangka panjang.
“Pertumbuhan pembiayaan Korporasi dan Komersial bank bjb syariah merupakan refleksi dari fokus kami dalam menjalankan ekspansi yang selektif dan prudent. Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan kualitas aset tetap terjaga dengan baik, sehingga pembiayaan yang disalurkan benar-benar memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan berkelanjutan bagi bank,” ujar Arief.
Dari sisi portofolio, peningkatan pembiayaan terutama disokong oleh sektor-sektor yang relatif stabil, seperti pendidikan, kesehatan dan aktivitas sosial, serta perdagangan besar dan eceran. Sektor-sektor tersebut mencatat kebutuhan pembiayaan yang terus meningkat, baik untuk mendukung modal kerja maupun ekspansi investasi.
Tak hanya mengandalkan nasabah baru, bank bjb syariah juga memperkuat pembiayaan kepada nasabah eksisting dengan rekam jejak kinerja yang baik. Di samping itu, skema pembiayaan sindikasi dimanfaatkan sebagai pengungkit pertumbuhan, khususnya untuk proyek berskala besar di sektor energi dan pendidikan, sekaligus memperluas diversifikasi risiko.
Memasuki tahun 2026, bank bjb syariah optimistis pertumbuhan pembiayaan Korporasi dan Komersial akan melaju lebih cepat. Target pertumbuhan dipatok melampaui rata-rata industri tahun 2025, dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dan pengendalian kualitas aset.
“Pada tahun 2026, kami akan mengoptimalkan penguatan jaringan kantor, termasuk peningkatan status sejumlah kantor menjadi Kantor Cabang, guna meningkatkan kapasitas akuisisi dan pendalaman pasar Korporasi dan Komersial. Di sisi lain, kami juga akan semakin mengoptimalkan pembiayaan sindikasi serta memperdalam hubungan dengan nasabah eksisting yang memiliki kinerja dan historis yang baik,” jelas Arief.
Ke depan, arah pembiayaan bank bjb syariah akan semakin difokuskan pada sektor unggulan yang berkelanjutan, khususnya pendidikan dan kesehatan, yang dinilai memiliki kebutuhan pembiayaan jangka panjang dengan risiko yang relatif terkendali. Selaras dengan agenda keberlanjutan, bank juga terus mendorong pembiayaan berbasis prinsip berkelanjutan sebagai fondasi pertumbuhan Korporasi dan Komersial di masa mendatang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










