Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

Senin, 6 April 2026 17:00 WIB

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 16:06 WIB

Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin

Senin, 6 April 2026 15:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan
  • DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
  • Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Gagal Ginjal, Dokter Imbau Cukupi Kebutuhan Anak Minum Air Putih

By Putra JuangSelasa, 6 Agustus 2024 08:28 WIB3 Mins Read
Anak minum air putih. (Foto: NGUYEN NGOC TIEN dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Cuci darah akibat gagal ginjal selama ini lekat pada orang yang sudah berumur atau lanjut usia. Namun, belakangan ini masyarakat diperlihatkan banyaknya pasien cuci darah yang usianya masih anak-anak remaja di RSCM Jakarta.

Menurut diagnosa medis, salah satu penyebab banyaknya jumlah penderita gangguan ginjal dan mengakibatkan harus cuci darah adalah gaya hidup anak yang kurang mengonsumsi air putih.

Anak-anak masa kini lebih banyak mengonsumsi minuman ringan dan berwarna serta terlalu mengandung banyak gula dan pengawet.

Menanggapi fenomena tersebut, Pengurus Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dr Riza Mazidu mengatakan, cairan yang masuk ke dalam tubuh akan disaring oleh ginjal.

“Jika minuman-minuman tersebut mengandung bahan pewarna tentu berpotensi akan merusak ginjal,” ucap Riza dilansir laman NU Online, Selasa (6/8/2024).

Riza menjelaskan, fungsi air putih dalam pencegahan gagal ginjal.

Baca Juga:  Fenomena Baru, Ahli Gizi Soroti Bekal Anak Utamakan Kekinian Dibandingkan Sehat

“Ketika tubuh kekurangan cairan akan menyebabkan pembuluh darah menyempit. Pembuluh yang di ginjal juga bisa menyempit dan suplai darah berkurang, akhirnya ginjal terganggu,” ungkapnya.

Untuk itu, kebutuhan air putih sangat diperlukan oleh anak-anak sejak dini. Kebutuhan cairan adalah 0,5-1 mililiter per kilogram berat badan per jam.

Dokter yang turut menjadi salah satu petugas haji klaster kesehatan pada musim haji 2024 ini juga mengakui, anak-anak dan remaja saat ini sering abai akan pentingnya kebutuhan air mineral bagi tubuh.

Terlebih, anak-anak saat ini diberikan banyak sekali pilihan akan minuman soft-drink. Anak-anak juga sering tergiur oleh iklan tentang berbagai pilihan soft-drink tersebut.

Baca Juga:  Terkuak Ayah Biologis Anak Lisa Mariana, Dugaan Fitnah dan Gangguan Kejiwaan Mencuat

Dalam hal ini peran orang tua sangat diperlukan agar anak tetap tercukupi kebutuhan air minumnya atau air mineral setiap hari.

“Anak harus dibiasakan minum sedikit-sedikit tapi sering. Orang tua bisa menyiapkan botol air minum. Selain untuk menyediakan keperluan air mineral mereka, penyediaan botol juga untuk memantau. Satu botol air yang disediakan harus habis, lalu diisi lagi, dan seterusnya,” bebernya.

Kebutuhan cairan dari buah-buahan

Selain dari air mineral, kecukupan air juga dapat dipenuhi dari buah-buahan. Untuk itu, anjuran mengonsumsi buah-buahan penting untuk menyehatkan ginjal.

Kementerian Kesehatan menyebut, konsumsi buah-buahan sangat penting untuk dilakukan guna mendapatkan tubuh yang sehat. Berdasarkan temuan World Health Organization (WHO), terdapat 2,8% atau sebanyak 1,7 juta orang yang mengalami kematian akibat jarang mengonsumsi buah ataupun sayur.

Baca Juga:  PCNU Kota Bandung Tegaskan Tolak Wacana MLB NU

Oleh karena itu, WHO memberikan anjuran bagi setiap orang untuk mengonsumsi minimal 150 gram buah per harinya. Asupan ini bisa kamu penuhi dengan satu buah jeruk, apel, ataupun buah lainnya.

Namun, perlu dicatat bahwa 150 gram per hari adalah jumlah minimal. Akan lebih baik apabila mengonsumsi buah lebih banyak lagi (selama dalam jumlah wajar), sehingga mendapatkan gizi maksimal dan juga perlu imbangi dengan makanan sehat lainnya.

Selain untuk memelihara kesehatan organ, kandungan nutrisi pada buah juga bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit bahkan dapat membantu proses penyembuhan penyakit.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak cuci darah gagal ginjal minum air putih Nahdlatul Ulama PDNU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.