bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendorong pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) di tingkat Rukun Warga (RW) se-Kota Cimahi.
Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan, keberadaan BSU itu dinilai efektif untuk mengurangi penumpukan sampah.
“Kita mendorong tiap RW di Kota Cimahi yang jumlahnya 312 untuk membentuk BSU. Agar bisa membantu pengurangan sampah yang diangkut,” ucap Rini, sapaan akrabnya, dikutip Kamis (2/1/2025).
Rini mengatakan, untuk saat ini BSU tersebut fokus terhadap pengelolaan sampah anorganik di wilayahnya. Namun demikian, ke depannya keberadaan BSU ini akan mengelola sampah organik.
“Kami berharap BSU tidak hanya mengolah sampah anorganik, tetapi juga sampah organik. Saat ini, kami masih melakukan pendampingan untuk mencapai target tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rini mengungkapkan, pihaknya telah mengandeng 65 fasilitator untuk pembentukan BSU di 312 RW. Setiap fasilitator membawahi 5 RW untuk pendampingan.
“Fasilitator membantu masyarakat dalam pembentukan BSU. Nanti mereka diajari cara pemilahan sampah, lalu di setiap RW minimal sudah menyiapkan barang-barang hasil terpilah. Nanti akan ditarik oleh bank sampah induk Samuchi sesuai penjadwalan,” katanya.
Rini berharap, masyarakat dapat aktif dalam pembentukan dan keberlangsungan BSU di wilayah masing-masing yakni dengan memilah sampah yang dilakukan sejak di rumah.
“Sampah yang masih bernilai ekonomis dapat disetorkan ke BSU sesuai rekening masing-masing. Selain berkontribusi mengurangi volume sampah, juga mendapat manfaat dari pemilahan sampah tersebut,” tandasnya.
Dapatkan berita menarik lainnya dari Bukamata.id di Google News, Klik di Sini