Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum

Kamis, 1 Oktober 2026 20:42 WIB

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bimsalabim Jadi Apa? Transformasi Menyedihkan Pak Tarno, Dari Panggung Megah ke Trotoar Warakas

By SusanaRabu, 8 April 2026 14:26 WIB3 Mins Read
Pak Tarno. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dulu, publik Indonesia mengenal sosok Pak Tarno sebagai entertainer sederhana yang mampu mengundang tawa lewat sulap khasnya.

Dengan jargon legendaris “dibantu ya, bimsalabim jadi apa, prok-prok-prok”, ia menjadi salah satu ikon hiburan Tanah Air sejak tampil di ajang The Master pada 2009.

Namun kini, kehidupan menghadirkan panggung yang berbeda.

Tak lagi di layar kaca dengan sorotan lampu, Pak Tarno justru terlihat berjualan mainan anak di pinggir jalan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan wajahnya yang tampak lelah, namun tetap berusaha tersenyum di tengah keterbatasan fisik.

Bertahan di Tengah Kondisi Pasca Stroke

Kondisi kesehatan Pak Tarno memang tidak lagi seperti dulu. Ia diketahui telah beberapa kali mengalami stroke yang berdampak pada kemampuan fisiknya.

Menurut sang istri, Lisa Karlina, kondisi suaminya kini berangsur membaik meski belum sepenuhnya pulih.

“Jalannya sudah mulai lancar, cuma masih mudah lemas,” ungkap Lisa kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:  Michael Octavian 'Si Manusia Silver': Remaja Pasar Baru yang Kini Melangkah di Atas Runway

Alih-alih menjalani terapi medis di rumah sakit, keluarga memilih melakukan perawatan mandiri di rumah dengan metode tradisional, seperti rendaman air panas yang dicampur garam, jahe, dan lengkuas.

Meski demikian, semangat hidup Pak Tarno tak padam. Dengan bantuan tongkat, ia tetap memilih keluar rumah untuk mencari nafkah.

Dari Pesulap Panggung ke Pedagang Jalanan

Perjalanan hidup Pak Tarno tidaklah instan. Lahir pada 1950, ia memulai karier sebagai pesulap keliling setelah sebelumnya bekerja sebagai penjual martabak.

Puncak popularitasnya datang saat tampil di “The Master”, di mana ia mendapatkan gelar “Master of Traditional Magic” dari Deddy Corbuzier.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi finansialnya menurun. Ia bahkan dikabarkan tidak memiliki tabungan dari masa kejayaannya. Situasi semakin sulit ketika ia mengalami penipuan yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kini, demi bertahan hidup, Pak Tarno kembali ke akar: berdagang kecil-kecilan. Ia sempat viral saat berjualan ikan cupang, dan kini menjajakan mainan anak di depan sekolah.

Baca Juga:  Kisah Haru Nur Rahmadani: Siswi di Sigi yang 'Merayu' Pengelola MBG Demi Kado Ulang Tahun Ayah

Kehidupan Pribadi: Pernah Menikah Hingga 10 Kali

Selain perjalanan kariernya, kehidupan pribadi Pak Tarno juga kerap menjadi sorotan publik. Ia diketahui telah menikah hingga 10 kali sepanjang hidupnya.

Salah satu istri yang paling lama mendampinginya adalah Lisa Karlina. Sementara itu, istri terakhirnya, Dewi, dinikahi pada tahun 2024 dan disebut tetap setia mendampingi di tengah kondisi kesehatannya yang menurun.

Fakta ini kerap memicu beragam respons dari publik, terutama ketika kondisi ekonomi Pak Tarno saat ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Viral di Media Sosial, Warganet Terbelah

Viralnya kondisi terbaru Pak Tarno memicu gelombang empati sekaligus perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang merasa sedih melihat sosok yang dulu menghibur jutaan orang kini harus berjuang di jalanan.

Namun, tidak sedikit pula komentar yang bernada kritis.

Salah satu akun menulis,
“Doski sempet punya 2 istri kan yah? Nanya,” tulis @0m0***.

Komentar lain menyinggung masa lalu kehidupan pribadinya:
“Waktu sehat dan punya duit lebih mentingin kawin lagi,” tulis @akh***.

Baca Juga:  BUKAN FLEXING! Unboxing Sepatu Seratus Ribuan yang Bikin Haru

Di sisi lain, ada pula warganet yang mencoba melihat dari sudut pandang lebih bijak:
“Aku memaklumi aja sih, hidup selalu berputar… kita nggak tahu masalah hidup dia seperti apa. Jadi, alangkah baiknya jangan langsung mencemooh,” tulis @fel***.

Perdebatan ini menunjukkan bagaimana publik tidak hanya melihat sisi emosional, tetapi juga mencoba memahami kompleksitas kehidupan seseorang.

Ketika Empati Jadi “Keajaiban” Nyata

Kisah Pak Tarno menjadi pengingat bahwa hidup bisa berubah drastis. Sosok yang dulu menghadirkan kebahagiaan, kini justru membutuhkan perhatian dan empati dari masyarakat.

Tidak ada lagi panggung megah atau tepuk tangan meriah. Yang tersisa hanyalah tekad untuk bertahan hidup.

Di tengah kondisi tersebut, tindakan kecil seperti membeli dagangannya, menyapa dengan hangat, atau sekadar mendoakan, bisa menjadi “keajaiban” nyata bagi dirinya.

Karena pada akhirnya, bukan sulap yang paling berarti, melainkan kepedulian manusia terhadap sesama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kisah Inspiratif
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru

Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.