bukamata.id – Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 per keluarga pada pekan ketiga Oktober 2025. Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat berpendapatan rendah di tengah tekanan ekonomi.
1. Alokasi Anggaran dan Jumlah Penerima
Mengacu pada informasi dari kanal YouTube Info Bansos, total dana yang disiapkan pemerintah untuk program BLT Kesra tahun ini mencapai Rp30 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi sekitar 45,46 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang mencakup lebih dari 140 juta penduduk di seluruh wilayah Indonesia.
Penentuan penerima manfaat didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN). Penggunaan data ini bertujuan agar bantuan lebih tepat sasaran serta menghindari penerimaan ganda.
2. Sasaran Utama Program
Penerima BLT Kesra dikelompokkan berdasarkan desil kesejahteraan, yang menggambarkan tingkat kondisi ekonomi rumah tangga:
- Desil 1: Rumah tangga sangat miskin atau miskin ekstrem.
- Desil 2: Keluarga miskin dan rentan miskin.
- Desil 3: Masyarakat hampir miskin yang berada sedikit di atas garis kemiskinan.
- Desil 4: Kelompok masyarakat dengan kesejahteraan rendah atau hidup pas-pasan.
Empat kelompok tersebut merupakan prioritas utama karena dinilai paling membutuhkan dukungan dana tunai untuk menopang kebutuhan dasar.
3. Jumlah Bantuan dan Skema Penyaluran
Setiap keluarga akan menerima Rp900.000, hasil akumulasi bantuan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan berturut-turut (Oktober–Desember 2025). Dana dapat dicairkan sekali dalam satu tahap, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu setiap bulan.
Proses pencairan juga dibuat sederhana. Penerima tidak perlu melakukan pendaftaran ulang, karena sistem sudah otomatis menyesuaikan dengan data DTSN pemerintah.
4. Cara Mengecek Status Penerima Bantuan
Masyarakat bisa memeriksa apakah mereka termasuk penerima BLT Kesra melalui beberapa cara berikut:
- Menanyakan langsung ke pihak desa atau kelurahan yang mengelola data sosial.
- Menghubungi pendamping sosial di wilayah masing-masing.
- Mengecek mandiri melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store.
Jika data tidak ditemukan atau terdapat kesalahan, warga dapat meminta perbaikan melalui perangkat desa/kelurahan atau menghubungi Hotline Kemensos 1500139.
5. Mekanisme Pencairan Dana
Pemerintah menyiapkan dua metode utama penyaluran dana agar lebih mudah dijangkau masyarakat:
- Melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) untuk penerima yang memiliki rekening aktif.
- Melalui Kantor Pos Indonesia bagi penerima yang belum memiliki rekening bank.
Penyaluran lewat Kantor Pos dijadwalkan dimulai Senin pada minggu pencairan. Warga penerima akan menerima undangan resmi, yang bisa dibagikan di balai desa atau diantarkan langsung ke rumah oleh petugas pos
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











