Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Traffic Light Tamblong Masih Mati, Warga Sebut 7 Kecelakaan dalam Dua Hari

Selasa, 29 September 2026 13:05 WIB

Bukan Pertahanan! John Herdman Akui Sektor Ini Jadi PR Timnas Indonesia

Selasa, 29 September 2026 12:45 WIB

Komponen Traffic Light Dicuri di Sejumlah Titik Bandung, Polisi Turun Tangan

Selasa, 29 September 2026 12:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Traffic Light Tamblong Masih Mati, Warga Sebut 7 Kecelakaan dalam Dua Hari
  • Bukan Pertahanan! John Herdman Akui Sektor Ini Jadi PR Timnas Indonesia
  • Komponen Traffic Light Dicuri di Sejumlah Titik Bandung, Polisi Turun Tangan
  • Indra Kenz Bebas Bersyarat Usai 5 Tahun di Penjara, Wajib Lapor hingga 2030
  • Viral! Dugaan Selingkuh Libatkan Oknum Guru di Sumedang, Chat Terciduk di Transfer GoPay Rp1
  • Sandy Walsh Siap Comeback? Begini Kondisinya Jelang Debut Bersama Persib
  • Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Berubah? Indonesia Tetap Posisi 2 Usai Ditahan Malaysia 0-0
  • HASILNYA BIKIN MELONGO! Seniman Ini Sulap Sinar Matahari Jadi ‘Kuas’ untuk Lukis Sosok Legendaris
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 29 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Bukan Pertahanan! John Herdman Akui Sektor Ini Jadi PR Timnas Indonesia

By SusanaSelasa, 29 September 2026 12:45 WIB3 Mins Read
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyiapkan evaluasi khusus setelah skuad Garuda bermain dengan 10 pemain saat menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Herdman ingin memperbaiki cara Indonesia membangun serangan ketika harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Bangladesh pada pertandingan berikutnya.

Indonesia sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertandingan berjalan dalam situasi sulit setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37 sehingga Garuda harus bermain dengan 10 pemain.

” Saya pikir satu-satunya yang perlu diperbaiki adalah aspek menyerang dari strategi ketika bermain dengan 10 pemain,” kata John Herdman seusai pertandingan.

John Herdman Evaluasi Serangan Timnas Indonesia

Kartu merah Thom Haye mengubah jalannya pertandingan. Setelah kehilangan satu pemain, Indonesia lebih banyak berada dalam tekanan Malaysia yang memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Baca Juga:  Alami Situasi Buruk Jelang Laga Lawan Filipina, Shin Tae-yong: Harus Terima Kenyataan

Malaysia beberapa kali mencoba membuka pertahanan Garuda. Namun, lini belakang Indonesia mampu mempertahankan gawang hingga pertandingan berakhir tanpa kebobolan.

Maarten Paes juga melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap 0-0. Hingga peluit panjang berbunyi, kedua tim tidak mampu mencetak gol.

Herdman melihat ada perbedaan pendekatan ketika Indonesia masih bermain dengan 11 pemain dan setelah harus kehilangan Thom Haye.

Menurutnya, sebelum kartu merah, Indonesia mampu menciptakan sejumlah situasi berbahaya di area pertahanan Malaysia. Timnas Indonesia sempat mendapatkan peluang melalui bola udara, tembakan, hingga mencetak gol yang kemudian dianulir.

Namun, situasinya berubah setelah Indonesia bermain dengan 10 pemain.

“Kami mungkin bisa lebih menyerang dengan formasi 10 pemain,” ujar Herdman.

Evaluasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diselesaikan sebelum Indonesia kembali bertanding.

Indonesia Belajar dari Situasi Sulit Lawan Malaysia

Bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu babak membuat Indonesia harus mengubah pendekatan permainan.

Baca Juga:  Resmi! Ini 26 Pemain Timnas untuk Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia, Ada Pratama Arhan

Malaysia lebih leluasa menekan dan menguasai permainan. Sebaliknya, Indonesia harus menjaga keseimbangan antara mempertahankan keunggulan skor dan mencari kesempatan melakukan serangan balik.

Meski mendapat tekanan, Indonesia berhasil mempertahankan kedudukan hingga akhir pertandingan. AFF mencatat Malaysia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan laga berakhir tanpa gol.

Bagi Herdman, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi situasi serupa pada pertandingan berikutnya.

Indonesia Punya 4 Poin di Grup A

Hasil imbang melawan Malaysia membuat Indonesia mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan. Garuda berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A, sedangkan Malaysia memimpin dengan jumlah poin yang sama tetapi unggul dalam selisih gol.

Sebelumnya, Indonesia meraih kemenangan atas Singapura pada pertandingan pembuka. Sementara Malaysia juga mengawali kiprahnya dengan kemenangan.

Persaingan Grup A kemudian semakin ketat setelah Singapura mengalahkan Bangladesh dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut membuat Singapura mengoleksi tiga poin dan masih memiliki peluang bersaing pada pertandingan terakhir.

Baca Juga:  Gelandang Persib Optimis Timnas Indonesia Melaju ke Babak Final Piala Asia U-23

Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh

Setelah pertandingan melawan Malaysia, Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada pertandingan ketiga Grup A, Kamis (1/10/2026).

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengamankan posisi mereka di klasemen akhir Grup A. Pertandingan Indonesia vs Bangladesh dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Jakarta.

Di pertandingan lainnya, Malaysia akan menghadapi Singapura.

Herdman pun berharap dukungan suporter kembali hadir ketika Indonesia menghadapi Bangladesh. Seusai laga melawan Malaysia, pelatih asal Inggris tersebut memberikan apresiasi terhadap atmosfer yang tercipta di SUGBK dan meminta dukungan serupa kembali diberikan kepada tim.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, evaluasi terhadap pola serangan menjadi salah satu fokus Timnas Indonesia. Terutama jika Garuda kembali menghadapi kondisi pertandingan yang mengharuskan mereka bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap.

Pengalaman menghadapi Malaysia kini menjadi bahan bagi Herdman untuk menyiapkan strategi Indonesia menjelang laga penentuan melawan Bangladesh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Malaysia John Herdman Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Berubah? Indonesia Tetap Posisi 2 Usai Ditahan Malaysia 0-0

Perjuangan Tanpa Kenal Lelah: 10 Pemain Indonesia Sukses Bendung Serangan Malaysia di ASEAN Cup 2026

Indonesia vs Malaysia Memanas! Cek Link Live Streaming dan Peluang Garuda ke Final

Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia Hari Ini: Skenario Garuda Rebut Puncak Klasemen ASEAN Cup 2026!

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
  • Merayakan Bandung ke-216: Suara Akar Rumput di Tengah Deru Pembangunan Kota
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.