bukamata.id – Persib Bandung kembali memberi kejutan kepada publik sepak bola nasional. Klub kebanggaan Jawa Barat itu secara resmi mengumumkan kedatangan Dion Markx, bek muda berdarah Indonesia, dalam momen pengenalan Layvin Kurzawa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pengumuman perekrutan Dion dilakukan sesaat setelah Persib menuntaskan laga kontra PSBS Biak pada Minggu (25/1/2026). Pemain berusia 20 tahun tersebut diikat kontrak berdurasi dua setengah tahun dan diproyeksikan memperkuat sektor pertahanan Maung Bandung.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa masuknya Dion Markx merupakan hasil evaluasi komprehensif tim setelah menyelesaikan putaran pertama Super League 2025–2026 serta kiprah Persib di AFC Champions League Two (ACL 2).
“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan,” kata Adhitia.
Saat ini, Persib memang memiliki stok pemain belakang yang cukup melimpah, seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Federico Barba, Kakang Rudianto, Alfeandra Dewangga, hingga Frans Putros. Meski demikian, manajemen menilai kehadiran Dion Markx akan memberikan nilai tambah, terutama dari sisi regenerasi dan kedalaman skuad.
Adhitia menilai Dion sebagai aset penting karena kombinasi usia muda dan pengalamannya berkiprah di Eropa, serta rekam jejaknya bersama tim nasional kelompok umur Indonesia.
“Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” urai Adhitia.
Profil dan Latar Belakang Dion Markx
Pemain bernama lengkap Dion Wilhelmus Eddy Markx lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005. Saat ini, ia tercatat sebagai pemain klub TOP Oss yang berlaga di Eerste Divisie, kompetisi kasta kedua Liga Belanda, setelah sebelumnya menimba pengalaman di tim muda NEC Nijmegen.
Pada musim 2024–2025, Dion telah mencatatkan dua penampilan bersama TOP Oss. Sebelumnya, ia mengasah kemampuan di Akademi Vitesse (2014–2021) dan NEC Nijmegen (2021–2024), sebelum akhirnya memilih TOP Oss sebagai klub profesional pertamanya.
Darah Indonesia yang mengalir dalam diri Dion berasal dari garis keturunan ayahnya, di mana kakek dan neneknya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.
Status Warga Negara Indonesia (WNI) resmi disandang Dion setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di London, Inggris, pada Sabtu (8/2/2025), bersamaan dengan Tim Geypens dan Ole Romeny. Meski proses naturalisasi baru rampung pada 2025, Dion sebelumnya sudah merasakan atmosfer tim nasional dengan tampil bersama Timnas U20 Indonesia di ajang Maurice Revello Tournament 2024.
Proyeksi Jangka Panjang Persib
Manajemen Persib menaruh harapan besar terhadap Dion Markx sebagai investasi jangka menengah hingga panjang. Dengan bekal pengalaman sepak bola Eropa, jam terbang internasional, serta karakter bermain yang dinamis, Dion diharapkan mampu membawa energi baru di lini belakang Persib.
“Sekarang, Persib dan Bobotoh menantikan kontribusi terbaiknya. Kami sedang berjuang mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two,” tuntas Adhitia.
Kehadiran Dion Markx menegaskan komitmen Persib Bandung dalam menjaga keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi demi mempertahankan prestasi di level domestik maupun Asia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










