bukamata.id – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran dan antrean di sejumlah SPBU, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga BBM per 1 April 2026.
Menanggapi situasi tersebut, Polrestabes Bandung melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi penimbunan BBM di wilayah Kota Bandung.
Patroli SPBU Ditingkatkan
PLT Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adi Wijaya melalui Kasatreskrim AKBP Anton menyampaikan bahwa pihaknya telah mengintensifkan patroli ke sejumlah SPBU.
“Kami melakukan patroli di masing-masing SPBU dengan melibatkan Polsek dan memantau langsung kondisi di lapangan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Selain patroli, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi BBM ke seluruh SPBU di Kota Bandung berjalan lancar dan aman.
Tegas Tindak Penimbunan BBM
AKBP Anton menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan melakukan penindakan jika ditemukan pelanggaran, seperti penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM.
Penindakan dapat dilakukan berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil temuan langsung petugas di lapangan.
“Kami akan melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan praktik ilegal terkait distribusi BBM di wilayahnya.
Antrean SPBU Dipicu Isu Kenaikan Harga
Sebelumnya, isu kenaikan harga BBM pada 1 April 2026 sempat memicu kepanikan masyarakat hingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Bandung.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tidak ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.
“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujarnya, dikutip Selasa (31/3/2026).
Pemerintah Pastikan BBM Aman dan Stabil
Pemerintah memastikan keputusan tersebut diambil setelah koordinasi dengan Pertamina serta arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap kebijakan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Mensesneg juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan BBM dijamin aman dan harga tidak mengalami penyesuaian,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










