bukamata.id – Legenda Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, menyampaikan komentarnya setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Dalam unggahannya, ia menegaskan, “gara-gara 1 orang, impian 270 juta masyarakat Indonesia jadi sirna.”
Unggahan Gonzales langsung menjadi sorotan publik. Lalu, siapa sosok yang dimaksud sebagai penyebab kegagalan Timnas Indonesia itu?
Kekalahan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Cristian Gonzales memposting komentar tersebut di akun Instagram pribadinya, @el_locogoliadorcg10, setelah laga Timnas Indonesia menghadapi Irak di babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan berakhir menyakitkan bagi skuad Garuda dengan skor 0-1.
Hasil ini membuat impian Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 kandas, karena mereka menutup babak Grup B dengan 0 poin. Sebelumnya, skuad Garuda juga kalah dari Arab Saudi dengan skor 2-3. Sesuai aturan, hanya juara grup yang lolos otomatis, sementara runner-up harus melanjutkan ke babak kelima kualifikasi.
Sosok yang Dikritik Gonzales
Gonzales menyebut satu orang yang menjadi faktor kegagalan Timnas Indonesia, yaitu wasit yang memimpin laga melawan Irak. Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu 12 Oktober 2025, dipimpin oleh wasit asal China, Ma Ning.
Keputusan kontroversial Ma Ning muncul pada menit-menit akhir. Timnas Indonesia berpeluang menyamakan skor setelah pemain Miliano Jonathans dijatuhkan Zaid Tahseen di dalam kotak penalti saat injury time.
Namun, Ma Ning tidak memberikan penalti. Ia hanya menghadiahi Zaid Tahseen kartu merah akibat kartu kuning kedua, dan memutuskan bahwa pelanggaran tidak berada di dalam kotak penalti, sehingga hanya diberikan tendangan bebas. Keputusan ini semakin menimbulkan kemarahan karena VAR sama sekali tidak digunakan.
Cristian Gonzales pun menyoroti keputusan wasit itu dalam unggahannya. Ia bahkan menampilkan foto Ma Ning sembari menulis: “Satu orangnya adalah dia,” tulis Gonzales di Instagram.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










