Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Sabtu, 28 Maret 2026 09:24 WIB

Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis

Sabtu, 28 Maret 2026 07:36 WIB
Kode Redeem FF

Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up

Sabtu, 28 Maret 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
  • Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up
  • Link Telegram ‘Full Video’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Bertebaran, Part 2 Ada yang Janggal?
  • Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Persib Wajib Waspada! Guillermo Fernandez Siap Jadi Mimpi Buruk di Padang
  • Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?
  • AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Cuaca Panas Masih Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Prediksi Kapan Berakhir

By Aga GustianaRabu, 15 Oktober 2025 15:12 WIB3 Mins Read
Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Beberapa hari terakhir, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia merasakan suhu udara yang sangat terik. Kondisi ini membuat banyak orang aktif mencari penjelasan mengenai penyebab cuaca panas dan kapan diperkirakan berakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Menurut BMKG, meski sejumlah daerah masih mengalami suhu tinggi, beberapa kota besar diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini. Sementara itu, keluhan warganet tentang panas ekstrem terus bermunculan di media sosial, dengan suhu luar ruangan berkisar antara 33 hingga 36 derajat Celcius di beberapa daerah.

Pergeseran Posisi Matahari Jadi Faktor Utama

BMKG menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penyebab udara panas saat ini adalah pergeseran posisi semu matahari. Fenomena ini terjadi akibat kemiringan sumbu bumi dan pergerakan bumi mengelilingi matahari. Sepanjang tahun, posisi semu matahari tampak bergeser dari belahan bumi utara ke selatan dan sebaliknya.

Ketika matahari berada tepat di atas wilayah ekuator, sinar matahari jatuh tegak lurus ke permukaan bumi. Hal ini menyebabkan radiasi matahari mencapai intensitas maksimum, sehingga permukaan bumi menyerap panas lebih banyak daripada biasanya. Akibatnya, suhu udara meningkat signifikan, terutama saat siang hari.

Baca Juga:  Dampak Badai El Nino, Musim Kemarau di Bandung Raya Diprediksi Berlangsung Lama

Fenomena ini lazim terjadi pada periode September hingga Oktober, ketika matahari berada dekat dengan garis khatulistiwa. Pada masa ini, banyak wilayah Indonesia mengalami hari-hari dengan cuaca panas ekstrem.

Kurangnya Tutupan Awan Perparah Kondisi

Selain faktor posisi matahari, minimnya pertumbuhan awan hujan turut memperparah kondisi panas. Awan Cumulonimbus, yang biasanya membawa hujan, terbentuk dalam jumlah lebih sedikit karena udara cenderung kering dan kandungan uap air berkurang. Akibatnya, sinar matahari langsung menyinari permukaan tanpa banyak hambatan, sehingga meningkatkan suhu udara.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini: Waspada Hujan Ringan Sepanjang Hari

BMKG juga menambahkan bahwa kondisi suhu ekstrem ini umum terjadi pada masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Kapan Cuaca Panas Akan Berakhir?

Berdasarkan prakiraan musim hujan 2025/2026, sebagian wilayah Indonesia sebenarnya sudah mulai diguyur hujan, ditandai dengan meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, masih ada banyak wilayah lain yang belum memasuki musim hujan secara merata.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa puncak musim hujan secara nasional akan terjadi mulai akhir tahun.

“Nanti di Desember, Januari, Februari itu sudah serentak,” ujar Guswanto.

Dengan kata lain, kondisi panas ekstrem diperkirakan masih akan bertahan hingga akhir Oktober, sebelum hujan mulai meluas pada November dan mencapai puncaknya pada Desember 2025 hingga Februari 2026.

Baca Juga:  Waspada Hujan Ringan, Bandung Hari Ini Dipayungi Awan Sejuk

Daftar Kota dengan Suhu Tertinggi Hari Ini

BMKG mencatat beberapa kota besar akan mengalami suhu tinggi pada Rabu, 15 Oktober 2025, terutama wilayah Jawa dan sekitarnya. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Surabaya, mencapai 35°C, disusul Semarang dan Jogjakarta.

Berikut perkiraan suhu maksimum di beberapa kota besar:

  • Palembang: 31°C
  • Pangkal Pinang: 32°C
  • Serang: 33°C
  • Jakarta: 32°C
  • Bandung: 30°C
  • Semarang: 34°C
  • Jogjakarta: 33°C
  • Surabaya: 35°C

Sementara itu, wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sebagian Jawa Barat diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada hari ini.

Kondisi panas ekstrem ini merupakan fenomena tahunan yang terjadi saat masa peralihan musim. BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, menghindari paparan langsung sinar matahari terlalu lama, serta rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG cuaca panas musim hujan Prakiraan Cuaca suhu ekstrem
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF

Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up

Link Telegram ‘Full Video’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Bertebaran, Part 2 Ada yang Janggal?

Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?

AWAS JEBAKAN! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Umpan Hacker Curi Data Pribadi, Jangan Klik!

Dulu Viral, Sekarang Abadi! Kisah Dibalik Patung ‘Rantai Manusia’ di Kazakhstan yang Bikin Haru

Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.