Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Rabu, 7 Oktober 2026 03:00 WIB

Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang

Rabu, 7 Oktober 2026 02:00 WIB

Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

Rabu, 7 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya
  • Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang
  • Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ultimatum Sekolah Swasta: Serahkan Ijazah atau Bantuan Rp600 M Dihentikan

By Aga GustianaMinggu, 2 Februari 2025 12:27 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubenur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi memberikan pilihan kepada sekolah swasta se-Jabar terkait penyerahan ijazah yang tertahan.

Dedi menerangkan, selama ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memberikan bantuan kepada sekolah swasta mencapai Rp600 miliar per tahun.

“Tinggal pilih, menerima uang bantuan Rp 600 miliar, atau bantuan kedepan diubah skemanya menjadi bantuan untuk masyarakat miskin. Bantuan tidak kita berikan ke sekolah, tapi ke siswa,” kata Dedi Mulyadi dikutip Minggu (2/2/2025).

Sementara tunggakan siswa yang ijazahnya tertahan diperkirakan mencapai Rp640 miliar. Yakni dengan jumlah lulusan sekitar 320 ribu orang.

Baca Juga:  Warga Karawang Kecewa ke Dedi Mulyadi, Jembatan Bailey Ambruk dalam 3 Minggu

“Kalau diduitin berapa? Kalau rata-rata per orang nunggak Rp 2 juta, maka tunggakan Rp 640 miliar,” jelas Dedi.

“Semestinya tak usah ditahan, orang kita bantu Rp 600 miliar per tahun,” lanjutnya.

Namun, Dedi tak menampik jika bantuan tersebut banyak ketidakadilannya. Di mana, terdapat sekolah-sekolah swasta yang siswanya bayarnya mahal namun masih mendapatkan subsidi.

“Semestinya itu tak terjadi,” tegas dia.

Dedi menegaskan, pemerintah menyanggupi untuk membayar tunggakan siswa yang mencapai Rp640 miliar, namun dengan catatan atau perjanjian.

Baca Juga:  Dibongkar Dedi Mulyadi, Ratusan Karyawan Hibisc Fantasy Terancam Menganggur

“Kita buat perjanjian dengan sekolah-sekolah swasta di Jabar,” katanya.

Nantinya, bantuan Rp600 miliar dari pemerintah akan diteruskan kepada sekolah setiap tahun, dengan catatan ijazah harus segera dikembalikan ke siswa.

“Andaikata tidak mau mengembalikan, maka bantuan (Rp 600 miliar) dihentikan dan diganti program beasiswa untuk masyarakat miskin yang sekolah di sekolah swasta,” jelas dia.

Namun, jika ada sekolah swasta yang menolak maka tinggal pilih saja di antara dua itu. Tetap menerima bantuan Rp600 miliar, atau bantuan diubah untuk masyarkat miskin sehingga bantuan tidak diberikan ke sekolah, tapi ke siswa.

Baca Juga:  16 Medali Diborong Atlet Tarung Derajat Jabar di PON XXI 2024

“Tetapi uangnya tetap ditransfer ke sekolah atas nama siswa tersebut,” tegasnya.

“Mari kita bicarakan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut Dedi menerangkan, pihaknya akan tetap mengaudit penggunaan bantuan tersebut. Hal ini untuk membangun semangat transparansi jika bantuan itu betul-betul bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena (siswa) yang mampu-mampu bayar sekolahnya, dana bos diberikan dari pusat, bantuan BPMU dari provinsi diberikan, siswanya juga bayar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bantuan Dedi Mulyadi Jabar jawa barat sekolah siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.