Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya

Jumat, 20 Maret 2026 16:07 WIB

Viral Video Kebaya Hitam No Sensor, Link Diburu Netizen: Apa Isinya?

Jumat, 20 Maret 2026 15:27 WIB

Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing

Jumat, 20 Maret 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya
  • Viral Video Kebaya Hitam No Sensor, Link Diburu Netizen: Apa Isinya?
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Mengetuk Pintu Langit dengan Ketulusan Maaf
  • Arus Mudik Lebaran 2026: Jalur Nagreg Tercatat Padat, 150 Ribu Kendaraan Melintas
  • Drama Kartu Merah! Uilliam Barros Dihukum AFC dan Didenda Rp25 Juta
  • 10 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2026 yang Penuh Makna untuk Keluarga dan Sahabat
  • Jelang Idulfitri 1447 H, Ini Daftar ATM Pecahan Kecil Rp10.000 dan Rp20.000 di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Di Balik Naik Turun Persib Bandung, Ada Proses Panjang yang Sedang Dibangun

By Aga GustianaSenin, 15 Desember 2025 20:37 WIB3 Mins Read
Pemain Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Performa Persib Bandung di awal Super League 2025–2026 menunjukkan dinamika yang tak sederhana. Dari 13 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung mengoleksi sembilan kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Raihan tersebut menempatkan Persib di peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut lima poin dari Borneo FC Samarinda yang kini memimpin kompetisi.

Catatan ini jelas belum mampu menyaingi performa luar biasa musim lalu. Pada musim sebelumnya, Persib melaju tanpa tersentuh kekalahan hingga 18 pekan awal. Kekalahan perdana baru datang pada pekan ke-19, saat mereka takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Rentetan impresif itu nyatanya sulit diulang musim ini. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan alasan di balik tantangan yang dihadapi timnya.

“Karena ini musim yang berbeda. Musim lalu pemain kami dihuni pemain yang sangat berbeda mereka sudah bermain bersama beberapa musim sebelumnya,” kata Hodak.
“Tapi musim ini kami dihuni oleh 22 pemain baru, saya sudah katakan, kami butuh waktu. Bahkan saat ini juga kami tidak sempurna,” tutur Hodak.

Baca Juga:  Bangkit dari Kritik, Uilliam Barros Kini Top Skor Persib Bandung

Tiga kekalahan Persib sejauh ini terjadi saat menghadapi Persijap Jepara, Persita Tangerang, dan Malut United. Dalam laga-laga tersebut, lawan mampu memanfaatkan celah yang masih terlihat dalam permainan Persib. Hodak pun mengakui bahwa sektor pertahanan maupun lini serang belum sepenuhnya solid dan masih memerlukan pembenahan berkelanjutan.

“Masih ada beberapa kesalahan di lini belakang, di penyerangan juga. Tapi saya melihat kami sudah semakin membaik, saya harap di bulan Mei nanti kami berada di puncak,” harap Hodak.

Baca Juga:  Tanpa Kebobolan! Persib Siap Tumpas Selangor FC Demi Tiket Knock Out

Meski performa domestik belum sekuat musim lalu, Persib justru menunjukkan wajah berbeda di level Asia. Klub kebanggaan Jawa Barat itu berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL 2, sebuah pencapaian yang mengingatkan pada kiprah mereka di AFC Cup 2015 saat keluar sebagai juara grup dan melaju ke fase gugur.

Hodak menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang istimewa, bahkan jarang diraih klub Indonesia.
“Pada akhirnya ini juga hasil yang fantastis bagi sepak bola Indonesia karena saya tidak ingat kapan klub dari Indonesia menjadi juara grup pada kompetisi Asia,” sebut Hodak.

Baca Juga:  Bojan Hodak Beri Tantangan untuk Henhen Herdiana

Secara historis, Persija Jakarta sempat menjadi juara Grup H AFC Cup 2018, meski pada musim berikutnya hanya finis di posisi ketiga Grup G. Sementara itu, PSM Makassar mencatat prestasi serupa dengan menjuarai Grup H AFC Cup 2022.

Menurut Hodak, hasil positif Persib di Asia musim ini tak lepas dari persiapan yang lebih matang.
“Musim ini, kami melakukan persiapan lebih baik dan itu kenapa kami mendapat hasil lebih baik daripada musim lalu di mana kami saat itu masih kurang pengalaman,” ungkap Hodak.

Dengan kombinasi evaluasi domestik dan kepercayaan diri di panggung Asia, Persib masih memiliki ruang besar untuk berkembang seiring berjalannya musim.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ACL 2 Bojan Hodak Liga Indonesia Maung Bandung Persib Bandung Super League 2025-2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Drama Kartu Merah! Uilliam Barros Dihukum AFC dan Didenda Rp25 Juta

Persib Bandung Tak Terkalahkan 12 Laga, Adam Alis Bidik Hattrick Juara

GBLA Membara! Ini Sanksi Berat AFC untuk Persib Usai Drama Lawan Ratchaburi FC

Kiper Persib Bersinar, Tapi Tak Dipanggil Timnas! Ini Alasan di Baliknya

Totalitas Tanpa Batas! Frans Putros Rela Lewatkan Liburan Demi Loloskan Irak ke Piala Dunia 2026

Rahasia Rekor Pertahanan Persib: Duet Barba-Matricardi yang Bikin Striker Lawan Frustrasi

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.