bukamata.id – Tahun baru 2026 sebentar lagi hadir. Banyak orang merayakannya dengan pesta atau berkumpul bersama keluarga, namun bagi umat Islam, momen pergantian tahun juga bisa dijadikan waktu untuk berintrospeksi dan memperbanyak doa. Salah satunya adalah dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun sebagai bentuk permohonan ampun serta harapan agar perjalanan di tahun mendatang dipenuhi kebaikan.
Walau pergantian tahun Masehi bukan bagian dari penanggalan ibadah dalam Islam, para ulama mempersilakan umat Muslim untuk memanfaatkannya sebagai momen muhasabah, selama tidak bertentangan dengan syariat. Membaca doa di penghujung dan awal tahun dapat menjadi cara untuk menutup catatan lama dengan istighfar serta membuka langkah baru dengan doa terbaik.
Makna Membaca Doa di Akhir dan Awal Tahun
Doa penghujung tahun dipandang sebagai kesempatan untuk menengok kembali perjalanan hidup setahun ke belakang—apa yang sudah diperbaiki, apa yang masih perlu diperbaiki, dan kesalahan apa saja yang patut dimintakan ampunan.
Sementara itu, doa awal tahun menjadi bentuk tekad baru agar Allah SWT memberi kekuatan, penjagaan dari keburukan, serta kemudahan dalam melakukan amalan yang diridhai.
Waktu Mengamalkan Doa
Apabila Anda ingin mengisi momen pergantian Tahun Baru 2026 dengan amalan ini, susunannya dapat dilakukan sebagai berikut:
- Doa akhir tahun dibaca pada tanggal 31 Desember 2025, setelah salat Ashar sampai menjelang Magrib.
- Doa awal tahun dibaca setelah salat Magrib ketika memasuki hari pertama tahun 2026.
Keduanya dapat diamalkan hingga tiga kali sebagai bentuk penguatan permohonan.
Doa Akhir Tahun (Dibaca sebelum Magrib)
Allaahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiihaa ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alaa ‘uuquubatii, wa da‘autanii ilat taubati min ba‘di jaraa’atii ‘alaa ma‘shiyatik. Fa innii astaghfiruka, faghfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa‘attanii ‘alaihits tsawaaba, fa’as’aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha‘ rajaa’ii minka yaa kariim.
Artinya:
Tuhanku, aku memohon ampun atas perbuatanku di tahun ini yang telah Kau larang namun belum aku tinggalkan. Perbuatan yang Kau tutupi dengan kemurahan-Mu—padahal Kau mampu menghukumku. Tuhanku, terimalah amal baik yang Engkau ridhai dan jangan biarkan aku kehilangan harapan kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.
Doa Awal Tahun (Dibaca setelah Magrib)
Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa ‘alaa fadhlikal ‘azhiimi wa kariimi jûdikal mu‘awwal. Haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fiihi minas syaithaani wa auliyaa’ih, wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suuI, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya:
Tuhanku, Engkaulah Yang Kekal dan Yang Awal. Tahun baru telah datang, dan aku memohon penjagaan-Mu dari godaan setan serta pertolongan-Mu untuk mengendalikan hawa nafsu. Bimbinglah aku agar setiap langkah dan kegiatanku di tahun ini semakin mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Tuhan yang memiliki kemuliaan dan keagungan.
Penutup
Menyambut tahun baru tak selalu identik dengan gemerlap pesta. Membuka tahun dengan doa bisa menjadi cara sederhana namun berarti untuk menata hati, memperbaiki diri, dan melangkah dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu menjaga.
Semoga 2026 membawa kedamaian, kesehatan, rezeki yang halal, dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Aamiin.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








