Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas

Kamis, 2 April 2026 11:13 WIB
KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Kamis, 2 April 2026 11:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius

Kamis, 2 April 2026 10:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas
  • Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT
  • Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius
  • Tiga Kali Berturut-turut! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia
  • Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas
  • Gokil! Frans Putros Berpotensi Lawan Mbappe dan Haaland di Piala Dunia 2026
  • Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!
  • Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dari Sungai Kuantan ke Layar Bollywood: Rayyan Arkan Dikha Berkolaborasi dengan Zahrah S Khan

By Aga GustianaSelasa, 21 Oktober 2025 10:02 WIB5 Mins Read
Rayyan Arkan Dikha Berkolaborasi dengan artis Bollywood Zahrah S Khan. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena “Aura Farming” yang lahir dari tradisi Pacu Jalur di Riau kembali mencuri perhatian dunia. Nama Rayyan Arkan Dikha, bocah 11 tahun asal Kuantan Singingi (Kuansing), mendadak viral berkat tarian energiknya sebagai Togak Luan, penari di haluan perahu tradisional. Kali ini, bakatnya menembus batas negara dengan kolaborasi dalam video klip bersama aktris Bollywood yang tengah naik daun, Zahrah S Khan.

Video berdurasi 2 menit 30 detik itu menampilkan Dikha menari lincah di sisi Zahrah, tanpa rasa canggung, seolah mereka telah lama menjadi pasangan panggung. Unggahan di akun Instagram sang aktris langsung menuai respons luar biasa: dalam 24 jam, lebih dari 2,3 juta penonton menyaksikan aksi mereka, dan 58 ribu warganet memberikan tanda suka. Warganet Indonesia ramai memberi komentar, menyatakan rasa bangga atas talenta anak bangsa yang mampu menembus industri hiburan internasional.

Aura Farming: Dari Sungai Kuantan ke Dunia Digital

Nama Rayyan Arkan Dikha pertama kali dikenal publik berkat aksinya di ajang Pacu Jalur Kuansing. Di atas perahu panjang yang melaju kencang, gerakannya lentur dan enerjik, memadukan keseimbangan, ketepatan, dan ekspresi artistik, menciptakan apa yang kemudian disebut “Aura Farming”.

Fenomena ini tidak hanya viral di Indonesia, tapi juga menyebar ke dunia internasional. Pesohor global seperti bintang sepak bola Achraf Hakimi, Neymar, hingga atlet American Football Travis Kelce, menirukan gerakan khas Dikha. Tradisi lokal yang sarat budaya mendadak menjadi tren global, membuktikan bahwa seni dan budaya bisa menjadi jembatan lintas negara. Bahkan, beberapa konten kreator internasional membuat versi mereka sendiri dari gerakan Tari Pacu Jalur ini, memperluas pengaruh budaya Riau ke seluruh dunia digital.

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

Sosok Rayyan Arkan Dikha: Bocah Lincah Berjiwa Budaya

Lahir pada 28 Desember 2014, Rayyan Arkan Dikha sudah menekuni tari Pacu Jalur sejak usia delapan tahun. Sebagai bagian dari tim Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo, ia terbiasa berdiri di haluan perahu sambil menari, mengenakan pakaian tradisional Melayu lengkap dengan tanjak, simbol kehormatan budaya Riau.

“Sering jatuh ke sungai, tapi untung bisa berenang,” ujarnya sambil tersenyum. Keseimbangan dan kemampuan berenang menjadi bekal pentingnya agar tetap luwes di atas perahu yang bergoyang. Keinginannya sejak kecil menjadi Togak Luan akhirnya terwujud, dan kini ia menjadi simbol semangat tradisi yang hidup di kalangan generasi muda.

Ayah Rayyan adalah mantan peserta Pacu Jalur, sementara kakaknya pernah menjadi Togak Luan. Sejak kecil, ia terbiasa berenang dan naik sampan di Sungai Kuantan—dua syarat utama menjadi penari di ujung jalur. “Ayah sering ngajak ke Pacu Jalur, jadi saya tertarik,” ujarnya. Kini, Rayyan duduk di kelas 5 SD dan memiliki cita-cita menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

Menjadi Duta Pariwisata Riau

Kesuksesan Rayyan tidak hanya viral di media sosial, tapi juga diakui pemerintah. Ia dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau, tampil mencolok di halaman Kantor Gubernur Riau pada Selasa, 8 Juli 2025. Penampilan Rayyan menjadi perhatian publik: tanjak Melayu tinggi, kacamata pelangi dengan bingkai putih mencolok, kain merah melingkar rapi di leher, serta baju hitam ramping dihiasi motif garis kuning dan putih yang membelah busana menjadi dua dimensi—sisi tradisi dan sisi kekinian.

“Senang sekali. Gak nyangka bisa ketemu langsung sama Pak Gubernur, apalagi sampai dikasih penghargaan,” ujar Dikha, matanya berbinar penuh kebanggaan. Penampilan teatrikalnya menjadi simbol semangat baru dalam promosi budaya, bahwa anak muda bisa menjunjung tinggi warisan tradisi dengan gayanya sendiri.

Dari Viral ke Kolaborasi Internasional

Kesuksesan Rayyan Arkan Dikha di media sosial membuka pintu ke dunia internasional. Kolaborasinya dengan Zahrah S Khan menandai babak baru perjalanan budaya Riau. Video musik ini bukan hanya hiburan; ia menjadi bukti nyata bahwa talenta lokal mampu bersanding dengan industri global, dan tradisi lokal bisa dijadikan sumber inspirasi di panggung dunia.

Fenomena “Aura Farming” membuktikan bahwa budaya tradisional tidak statis. Ia hidup, berkembang, dan mampu menjangkau audiens di seluruh dunia. Dari gerakan lincah di Sungai Kuantan hingga panggung Bollywood, Rayyan Arkan Dikha menjadi duta budaya anak bangsa yang menginspirasi generasi muda untuk menghargai akar budaya sambil mengejar prestasi global.

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

Aura Farming: Ikon Budaya Masa Kini

“Aura Farming” kini bukan sekadar tarian di perahu. Ia menjadi simbol semangat, kreativitas, dan identitas budaya Riau yang menyebar ke seluruh dunia. Dari pesepakbola dunia hingga konten kreator internasional menirukannya, gerakan kecil di haluan perahu menghubungkan tradisi, teknologi, dan budaya pop.

Bagi Rayyan, menjadi Anak Coki—penari di haluan perahu—bukan hanya soal pertunjukan. Ia adalah bentuk cinta terhadap warisan budaya, pengakuan internasional, dan bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk berdampak besar. Setiap tarian, setiap gerakan lentur, adalah ungkapan kebanggaan terhadap identitas, kreativitas, dan semangat komunitas.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Kisah Rayyan Arkan Dikha mengingatkan bahwa budaya lokal memiliki kekuatan global. Dengan semangat, kerja keras, dan keberanian, tradisi yang dulu hanya dikenal di Sungai Kuantan kini menjadi inspirasi internasional. Anak-anak muda Indonesia bisa mengekspresikan bakatnya sambil tetap menjaga akar budaya mereka, membuktikan bahwa inovasi dan tradisi bisa berjalan seiring.

“Sudah dua tahun saya jadi Togak Luan. Belajar sendiri, tidak ada yang ngajarin. Susahnya itu jaga keseimbangan sambil menari karena perahu selalu goyang,” ungkap Rayyan. Perjuangan itu membuatnya semakin dihargai, bukan hanya sebagai penari, tetapi juga sebagai simbol budaya yang hidup, dinamis, dan membanggakan bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aura farming bocah Riau kolaborasi Bollywood Rayyan Arkan Dikha tari Pacu Jalur Zahrah S Khan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius

Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!

Ilustrasi emas antam

Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026

Garena Free Fire (FF)

Banyak Kode Aktif! Kode Redeem FF 2 April 2026: Ambil Jaket EVOS Juara dan Incubator Voucher Sekarang

Garena Free Fire

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.