bukamata.id – Nama pendakwah kondang Ustaz Solmed mendadak jadi perbincangan hangat di jagat maya. Ia dituding netizen sebagai sosok di balik inisial SAM, seorang pemuka agama yang tengah terseret kasus hukum di Bareskrim Polri. Tak terima difitnah, suami April Jasmine ini akhirnya angkat bicara dengan nada tegas.
Salah Sasaran: “Nama Saya Bukan Soleh Ahmad Mahmud”
Kekeliruan ini bermula dari asumsi liar netizen yang mencocok-cocokkan inisial SAM dengan nama sang ustaz. Namun, Ustaz Solmed langsung mematahkan spekulasi tersebut dengan menjelaskan identitas aslinya.
- Klarifikasi Nama: Banyak yang mengira kepanjangan namanya adalah Soleh Ahmad Mahmud.
- Fakta Sebenarnya: Nama lengkap beliau adalah Saleh Mahmud Munawir.
- Bukti Valid: Pihak pelapor kasus SAM bahkan sudah menghubungi Ustaz Solmed secara pribadi untuk mengonfirmasi bahwa ia bukanlah orang yang dimaksud.
“Jadi SAM itu bukan saya. Sejak kapan nama saya ada Ahmad-nya?” cetus Ustaz Solmed saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).
Ultimatum Hingga Lebaran
Bagi akun-akun media sosial yang terlanjur menyebarkan konten fitnah, Ustaz Solmed memberikan “napas” terakhir. Ia menuntut penghapusan konten (take down) segera sebelum langkah hukum diambil.
Garis Waktu Peringatan:
- Masa Tenggang: Sekarang hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
- Konsekuensi: Jika setelah Lebaran konten fitnah masih beredar, laporan polisi resmi akan dilayangkan.
- Harapan: Ia berharap para pemilik akun menyadari kesalahan dan membersihkan jejak digital yang merugikannya tersebut.
Duduk Perkara Kasus Inisial SAM
Sebagai konteks, inisial SAM menjadi viral setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri pada awal Maret 2026 atas dugaan pelecehan seksual. Kasus ini menjadi atensi publik karena melibatkan lima orang korban, yang beberapa di antaranya masih berstatus santri di bawah umur.
Saat ini, pihak kepolisian telah menaikkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.
Ustaz Solmed pun berpesan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mencerna informasi. Jangan hanya karena sebuah inisial, seseorang lantas menjadi korban penghakiman massa tanpa klarifikasi yang jelas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









