bukamata.id – Memasuki hari kelima, proses evakuasi korban ambruknya gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur terus dikebut.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat korban baru dari reruntuhan bangunan lantai tiga yang roboh pada Senin (29/9/2025). Jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah.
Pada Jumat (3/10/2025) pagi, evakuasi dilakukan bersamaan dengan pembersihan puing-puing menggunakan alat berat. Namun, proses dilakukan dengan kehati-hatian tinggi karena masih banyak korban yang diduga tertimbun di bawah reruntuhan.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan pembersihan puing dipusatkan di sisi utara bangunan pada bagian yang tidak menyatu dengan struktur utama. Pemotongan beton dilakukan untuk membuka akses masuk bagi tim penyelamat.
“Evakuasi dilakukan dengan dua metode, yakni menggunakan alat berat di sisi depan dan secara manual di sisi belakang. Metode manual tetap menjadi prioritas karena faktor keamanan,” ujar Nanang.
Kronologi Evakuasi Korban Hari Kelima
Berdasarkan data posko operasi SAR nasional di Ponpes Al-Khoziny:
- Korban pertama dievakuasi pukul 07.30 WIB.
- Korban kedua pada pukul 07.36 WIB.
- Korban ketiga ditemukan pukul 10.17 WIB.
- Korban keempat dievakuasi pukul 11.34 WIB.
Seluruh korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Nanang menegaskan, pencarian korban akan terus dilakukan hingga semua ditemukan. Seiring terbukanya banyak bagian reruntuhan, proses pencarian kini lebih banyak mengandalkan pengamatan manual dibandingkan penggunaan alat berat.
Total Korban Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny
Dengan tambahan empat korban baru, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 112 orang. Rinciannya:
- 9 orang meninggal dunia.
- 103 orang selamat, dengan sebagian masih menjalani perawatan di rumah sakit dan sebagian lainnya sudah dipulangkan.
Dari total korban, 22 orang berhasil dievakuasi tim SAR, sedangkan 90 orang lainnya berhasil menyelamatkan diri saat bangunan ambruk.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










