Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Julio Cesar Comeback? Persib Siapkan Kejutan di Tengah Krisis Pemain

Selasa, 31 Maret 2026 12:04 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 11:49 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari Link Full Video Telegram, Ternyata Ini Fakta di Balik Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor’

Selasa, 31 Maret 2026 11:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Julio Cesar Comeback? Persib Siapkan Kejutan di Tengah Krisis Pemain
  • Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen
  • Ramai Dicari Link Full Video Telegram, Ternyata Ini Fakta di Balik Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor’
  • Persib Bandung Pincang Lawan Semen Padang: Dua Bek Asing Absen Akibat Akumulasi!
  • Waspada Modus Penipuan Promo ‘Payday’, bank bjb Ingatkan Nasabah Jaga Data Pribadi
  • Bedah Rumah 35 Ribu Unit di Jabar, bank bjb Kucurkan Rp700 Miliar Dana BSPS 2026
  • Cara Cepat Amankan Slot Lari Bandoeng 10K 2026: Nabung di bank bjb, Langsung Dapat Tiket!
  • Lari Lintas Jawa! bank bjb Hadirkan The Ultimate 10K Series 2026: Cek Cara Dapat Slot Lewat Tabungan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh Pembangunan Wisata di Lereng Tangkuban Perahu, Netizen Soroti Potensi Kerusakan Lingkungan

By Aga GustianaKamis, 27 Maret 2025 17:48 WIB2 Mins Read
Tangkuban Perahu
Proyek pembagunan wisata di Gunung Tangkuban Perahu. (Foto: Instagram/denisugandi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah unggahan foto di media sosial Instagram oleh akun @denisugandi pada Minggu (23/3/2025) memicu kehebohan di kalangan warganet.

Foto tersebut memperlihatkan aktivitas pembangunan sarana wisata yang diduga kuat dilakukan di lereng barat daya Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat.

Dalam keterangan unggahannya, Deni Sugandi menyebutkan bahwa pembangunan ini telah mengalihfungsikan lahan kebun milik warga sekitar, dengan perkiraan mencapai 5 kebun.

“Trek 11, ka tonggoh sakedik. Keterangan warga menempati 5 kebon (1 kebon = 10 Ha),” tulisnya dalam balasan komentar.

Sontak, unggahan ini menuai respons negatif dari para netizen. Banyak yang menyayangkan aktivitas pembangunan tersebut, terutama di tengah gencarnya pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menindak tempat wisata yang melanggar izin dan berpotensi merusak lingkungan.

Sorotan Terhadap Izin dan Dampak Lingkungan

Baca Juga:  Liburan Keluarga Anti Bosan! Ini 3 Surga Instagramable di Lembang Bandung

Kekhawatiran netizen bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil tindakan tegas dengan membongkar Hibisc Fantasy Puncak di kawasan Puncak, Bogor. Pembongkaran tersebut dilakukan karena tempat wisata itu terbukti melanggar izin pengelolaan lahan.

“Bongkar mulai hari ini meski itu adalah BUMD. Ini berdampak ke lingkungan,” tegas Dedi Mulyadi saat itu.

Beliau juga menambahkan bahwa Hibisc Fantasy telah melanggar tata ruang dan sebelumnya telah diperingatkan untuk membongkar kelebihan lahan yang dikuasai.

Baca Juga:  Dongkrak Suara Prabowo-Gibran, TKD Jabar Siapkan Strategi Khusus

Kasus Hibisc Fantasy Puncak menjadi preseden penting dalam penegakan aturan terkait pembangunan tempat wisata di Jawa Barat. Hal ini juga memperkuat kekhawatiran netizen terhadap potensi pelanggaran izin dan dampak lingkungan dari pembangunan sarana wisata di lereng Tangkuban Perahu.

Pentingnya Pengawasan dan Keseimbangan

Aktivitas pembangunan di kawasan wisata alam seperti Gunung Tangkuban Perahu memang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Namun, penting untuk diingat bahwa pembangunan tersebut harus dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  Dilantik Jadi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Minta Benih Padi Bukan Karangan Bunga

Pengawasan ketat dari pihak terkait diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan sarana wisata di Tangkuban Perahu tidak melanggar izin dan tidak merusak ekosistem yang ada. Keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas pembangunan sarana wisata di lereng Tangkuban Perahu. Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk memastikan bahwa pembangunan tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak merusak lingkungan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gunung jawa barat tangkuban perahu wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Bedah Rumah 35 Ribu Unit di Jabar, bank bjb Kucurkan Rp700 Miliar Dana BSPS 2026

Cara Cepat Amankan Slot Lari Bandoeng 10K 2026: Nabung di bank bjb, Langsung Dapat Tiket!

Lari Lintas Jawa! bank bjb Hadirkan The Ultimate 10K Series 2026: Cek Cara Dapat Slot Lewat Tabungan

Bikin Mewek! Hanya karena Pertanyaan Ini, Ibu Ajak Anaknya yang Tunanetra Lari untuk Pertama Kali

Momen Halalbihalal Pemkab Lebak Memanas: Bupati Sentil Masa Lalu Wabup, Nyaris Baku Hantam

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.