bukamata.id – Nama Ariel NOAH kembali menjadi sorotan publik setelah diumumkan resmi akan memerankan karakter legendaris Dilan dalam film terbaru berjudul “Dilan ITB 1997”.
Film ini dijadwalkan tayang pada 2026 dan akan menyoroti fase baru kehidupan Dilan saat menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kabar ini pertama kali diumumkan oleh rumah produksi Falcon Pictures, yang membagikan poster resmi menampilkan Ariel dengan gaya mahasiswa era 90-an.
Dalam poster, Ariel tampak duduk di atas motor, mengenakan kemeja putih polos dipadu celana jeans biru serta jaket parka hijau muda, memberi kesan santai dan muda. Penampilan ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Netizen memberikan beragam reaksi, mulai dari antusias hingga mempertanyakan kesesuaian usia Ariel untuk memerankan tokoh mahasiswa.
Meski menuai pro dan kontra, Pidi Baiq, penulis novel Dilan sekaligus kreator cerita, menegaskan bahwa pemilihan Ariel dilakukan dengan pertimbangan matang.
Tujuannya agar karakter Dilan versi mahasiswa tampil lebih dewasa, realistis, dan relevan dengan perkembangan cerita.
“Kan saya sudah bilang, Ariel itu banyak betul. Selain Ariel, berarti saya enggak mau asal milih, kan? Banyak banget. Kok di otak saya teh Ariel terus ya?” ujar Pidi, Rabu (5/11/2025).
Menurut Pidi, Ariel memiliki aura dan kepribadian yang selaras dengan sosok Dilan yang ia bayangkan untuk versi mahasiswa.
“Karena mungkin sosoknya ada bau-bau Dilan. Jadi ya, ‘ini kayaknya cocok deh’. Sama seperti dulu ke Iqbal, ini kayaknya ini deh,” tambahnya.
Pidi bahkan menelusuri berbagai referensi, menonton sejumlah film remaja sebelum menetapkan pilihan.
“Saya udah ke sana kemari, buka YouTube, nonton film-film SMA. Tapi kok asyiknya ini (Ariel), gitu. Entah, ya itu jawabannya,” kata Pidi sambil tersenyum.
Pesan Khusus Pidi Baiq untuk Ariel
Pidi menekankan agar Ariel menjiwai peran Dilan secara alami, tanpa berusaha meniru versi sebelumnya.
“Saya pikir nanti ya udah, ‘Kau adalah Dilan’. Jangan kau berusaha menjadi Dilan dalam akting, enggak usah. ‘Kau adalah Dilan,’ gitu,” lanjut Pidi.
Dilan ITB 1997: Babak Baru Kehidupan Dilan
Film Dilan ITB 1997 akan menampilkan babak baru kehidupan Dilan setelah lulus SMA. Jika film-film terdahulu menyoroti kisah cinta remaja manis antara Dilan dan Milea, versi ini dikabarkan membawa nuansa lebih matang dan emosional.
Cerita akan menggambarkan pergulatan Dilan sebagai mahasiswa muda yang menghadapi realitas hidup, cinta, dan tanggung jawab.
Kehadiran Ariel di kursi pemeran utama diharapkan memberikan dimensi baru pada karakter Dilan, lebih dewasa, reflektif, namun tetap mempertahankan sifat puitis dan romantis yang menjadi ciri khasnya.
Dengan pengalaman panggung dan karisma yang telah terbukti di dunia musik, publik kini menantikan bagaimana Ariel NOAH menerjemahkan jiwa Dilan ke layar lebar.
Jika film ini sukses, Dilan ITB 1997 tidak hanya akan memperluas semesta kisah Dilan, tetapi juga menandai langkah besar Ariel di dunia perfilman Indonesia.
Satu hal yang pasti, sosok Dilan kini tak lagi sekadar kenangan SMA, tetapi tumbuh, bertransformasi, dan siap dikenang dalam versi yang lebih matang dan menggugah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











