bukamata.id – Sebuah video pendek yang direkam di dalam mobil tiba-tiba viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Video itu banyak dicari dengan kata kunci “air mancur ukhti Amalia”, menarik perhatian ribuan netizen yang penasaran dengan adegan unik dan dramatis yang terekam.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak seorang perempuan berhijab cokelat muda mengenakan baju putih sedang duduk di kursi penumpang mobil yang tampak berhenti. Ia menghadap kamera namun menunduk, seolah fokus pada sesuatu yang tak terlihat oleh lensa.
Ketegangan muncul ketika tiba-tiba dari bawah frame kamera muncul semburan cairan menyerupai “air mancur”, menyembur ke arah wajah perempuan tersebut. Semburan itu terjadi sebanyak tiga kali dengan kekuatan cukup kencang, membuat wajah sang perempuan basah terkena percikan.
Ekspresi terkejut pun terlihat jelas di wajahnya. Ia segera mengusap wajahnya dan membuka pintu mobil di samping untuk membersihkan diri, sebelum kembali masuk dan berbicara dengan seorang pria yang juga ada di dalam kendaraan.
Video viral ini memicu beragam reaksi netizen. Di kolom komentar, banyak pengguna media sosial mengekspresikan keheranan mereka.
“itu apaan yg muncrat,” tulis salah satu netizen.
“kok bisa sebanyak it muncratnya..??” imbuh netizen lain.
Seorang pengguna bahkan bercanda dengan gaya iklan pompa air, “Semburannya kenceng.”
Meski begitu, tidak semua percaya bahwa adegan tersebut spontan. Beberapa netizen menduga video itu sengaja dibuat untuk konten:
“paling konten doang, paling air yg disembur2in, yakali asli masa semburan nya sekenceng itu dan masa iya encer bgt,” komentar seorang pengguna skeptis.
Hingga saat ini, identitas “Ukhti Amalia” dan konteks di balik semburan cairan tersebut masih menjadi misteri. Video ini telah memicu berbagai spekulasi, mulai dari kemungkinan kecelakaan benda cair dalam kemasan, hingga teori kreatif lain yang berkembang di media sosial.
Fenomena ini menegaskan bagaimana sebuah video singkat bisa viral dan memicu diskusi luas di kalangan netizen, sekaligus menjadi pengingat pentingnya literasi digital dalam menyikapi konten yang beredar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











