bukamata.id – Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia memastikan tiket ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sempat tertinggal lebih dulu, skuad Merah Putih bangkit dan menundukkan Thailand dengan skor 3-1 pada semifinal di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Rabu (23/9/2026).
Kemenangan tersebut membuat Indonesia selangkah lagi dari perebutan medali emas nomor beregu putra. Indonesia selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara China dan India.
Perjalanan Indonesia menuju final tidak berlangsung mudah. Tunggal putra pertama, Jonatan Christie, gagal menyumbangkan angka setelah berhadapan dengan tunggal pertama Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Jonatan yang kembali dipercaya sebagai pemain tunggal pertama harus mengakui keunggulan Kunlavut dalam dua gim langsung. Jonatan kalah 17-21, 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 53 menit.
Thailand pun unggul 1-0.
Fajar/Fikri Samakan Kedudukan
Dalam kondisi tertinggal, Indonesia mendapat suntikan tenaga dari sektor ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil pada partai kedua menghadapi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Fajar/Fikri mampu mengendalikan pertandingan dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-13.
Memasuki gim kedua, pasangan Thailand sempat memberikan perlawanan lebih ketat. Namun, Fajar/Fikri mampu menjaga fokus hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-19.
Indonesia pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Hasil tersebut membuat persaingan semifinal kembali terbuka. Indonesia membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk memastikan tiket ke partai final.
Alwi Farhan Balikkan Keadaan
Harapan Indonesia kemudian berada di pundak Alwi Farhan yang turun pada partai ketiga melawan tunggal putra kedua Thailand, Puritat Arree.
Pebulu tangkis asal Solo itu tampil agresif sejak awal pertandingan. Alwi mampu memimpin 11-7 pada interval gim pertama dan mempertahankan keunggulannya hingga menang 21-15.
Pada gim kedua, Alwi kembali mengontrol jalannya pertandingan. Ia memimpin 11-8 saat interval dan terus menjauh sebelum mengakhiri gim dengan skor 21-13.
Alwi menang dua gim langsung sekaligus membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Thailand.
Dengan satu kemenangan lagi, Indonesia berpeluang langsung mengunci tiket ke final tanpa harus memainkan partai kelima.
Leo/Daniel Jadi Penentu Indonesia ke Final
Partai keempat menjadi penentu. Indonesia menurunkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sedangkan Thailand memainkan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.
Leo/Daniel langsung tampil meyakinkan. Mereka mengamankan gim pertama dengan skor 21-15.
Momentum tersebut berlanjut pada gim kedua. Leo/Daniel kembali mampu mengontrol pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan 21-13.
Kemenangan dua gim langsung tersebut sekaligus memastikan Indonesia menang 3-1 atas Thailand dan melaju ke final beregu putra Asian Games 2026.
Partai kelima yang sedianya mempertemukan Moh Zaki Ubaidillah dengan Tanawat Yimjit akhirnya tidak dimainkan karena Indonesia sudah memastikan kemenangan 3-1.
Tim Putri Indonesia Raih Perunggu
Kabar berbeda datang dari tim bulu tangkis beregu putri Indonesia. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan harus menghentikan perjuangan mereka di semifinal setelah kalah 0-3 dari China.
Putri KW yang tampil pada partai pertama menghadapi Wang Zhi Yi. Ia kalah dalam dua gim dengan skor 15-21, 20-22.
Pada partai kedua, pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga belum mampu menyumbangkan angka setelah kalah dari Liu Sheng Shu/Tan Ning, 15-21, 18-21.
China kemudian memastikan kemenangan pada partai ketiga. Mutiara Ayu Puspitasari kalah dari Chen Yu Fei dengan skor 15-21, 12-21.
Kekalahan 0-3 tersebut membuat tim beregu putri Indonesia mengakhiri perjalanan di semifinal dan berhak membawa pulang medali perunggu Asian Games 2026.
Kini perhatian beralih kepada tim beregu putra Indonesia. Setelah melewati Thailand, skuad Merah Putih tinggal menunggu lawan di final untuk memperebutkan medali emas bulu tangkis beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










