bukamata.id – Pelatih The Cong-Viettel, Velizar Popov, menilai Persib Bandung tidak akan terlalu terpengaruh jadwal padat menjelang pertemuan kedua tim pada matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.
Laga Persib Bandung vs The Cong-Viettel dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), dengan kick-off pukul 19.15 WIB.
The Cong-Viettel secara teori memiliki waktu istirahat lebih panjang dibandingkan Persib. Klub asal Vietnam tersebut terakhir bertanding pada 8 Oktober 2026 ketika kalah 1-3 dari Ha Tinh FC dalam kompetisi domestik.
Sementara itu, Persib Bandung baru saja menjalani pertandingan melelahkan saat bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada 11 Oktober 2026. Dalam pertandingan tersebut, Maung Bandung diperkuat pemain Timnas Indonesia, Thom Haye.
Meski demikian, Popov tidak menganggap perbedaan waktu pemulihan sebagai keuntungan mutlak bagi timnya. Menurut pelatih asal Bulgaria tersebut, ritme pertandingan yang terjaga juga dapat memberikan dampak positif bagi sebuah tim.
“Hal itu relatif atau subjektif, karena terkadang lebih menguntungkan saat Anda memiliki ritme pertandingan,” ujar Popov.
“Terkadang juga lebih baik memiliki waktu istirahat lebih banyak, terutama saat Anda bepergian jauh,” sambungnya.
The Cong-Viettel Soroti Kedalaman Skuad Persib Bandung
Popov juga menepis anggapan bahwa Persib Bandung berada dalam posisi kurang menguntungkan akibat jadwal pertandingan yang padat.
Ia menilai Maung Bandung memiliki kedalaman skuad yang memadai untuk menghadapi kompetisi domestik dan Asia secara bersamaan. Kondisi tersebut memungkinkan Persib melakukan rotasi pemain tanpa mengurangi kekuatan tim secara signifikan.
“Namun, mereka memiliki kedalaman skuad besar. Saya melihat mereka merotasi pemain antara kompetisi internasional dan domestik,” kata Popov.
“Menurut saya, dalam hal ini jadwal padat bukan masalah besar bagi mereka,” tambahnya.
Kedalaman skuad Persib menjadi salah satu aspek yang diperhatikan The Cong-Viettel menjelang pertandingan di Bandung. Dengan banyaknya pilihan pemain, tim tuan rumah dinilai memiliki kemampuan untuk menjaga konsistensi permainan meski harus menjalani jadwal yang ketat.
Lucas Ribamar Waspadai Kekuatan Persib
Pandangan serupa disampaikan pemain The Cong-Viettel, Lucas Ribamar. Penyerang asal Brasil tersebut menyadari bahwa menghadapi Persib Bandung di kandangnya bukan perkara mudah.
Menurut Ribamar, Persib merupakan klub besar dengan kualitas pemain yang patut diwaspadai. Meski demikian, The Cong-Viettel telah memanfaatkan waktu persiapan yang tersedia untuk memburu hasil positif dalam laga tandang tersebut.
“Pertandingan sangat sulit. Kami tahu kualitas Persib, mereka klub besar, dan kami sudah bersiap dengan sangat baik karena memiliki waktu untuk persiapan. Kami akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil positif,” tutur Ribamar.
Pemain berusia 29 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tim pelatih The Cong-Viettel telah mempelajari pola permainan Persib Bandung, termasuk formasi yang kemungkinan digunakan oleh Maung Bandung.
Menurutnya, Persib memiliki skema permainan yang perlu diantisipasi, baik ketika membangun serangan maupun saat bertahan.
“Saya rasa mereka tim sangat bagus. Pelatih juga sudah memaparkan bahwa mereka bermain dengan formasi yang sudah kami pelajari, yaitu 3-4-3 dan bertahan dengan lima bek,” jelas Ribamar.
Meski menyadari tantangan yang akan dihadapi, Ribamar menegaskan bahwa The Cong-Viettel siap memberikan perlawanan maksimal untuk mencuri kemenangan di kandang Persib.
“Namun, kami sudah sangat siap dan akan mencoba yang terbaik untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Pertandingan Persib Bandung vs The Cong-Viettel pun menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam persaingan Grup E ACL 2 2026-2027. Persib akan berusaha memanfaatkan dukungan publik Bandung, sedangkan The Cong-Viettel datang dengan persiapan yang lebih panjang untuk mengejar hasil maksimal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










