Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awal April 2026 Langsung Libur 3 Hari, Ini Jadwal Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 05:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’ Viral Lagi, Tapi Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya

Selasa, 31 Maret 2026 04:00 WIB

Gawat! Dua Bek Utama Tumbang, Persib Krisis Pemain Jelang Laga Penting

Selasa, 31 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awal April 2026 Langsung Libur 3 Hari, Ini Jadwal Lengkapnya
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’ Viral Lagi, Tapi Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya
  • Gawat! Dua Bek Utama Tumbang, Persib Krisis Pemain Jelang Laga Penting
  • Borong Skin SG2 Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini Selasa 31 Maret 2026, Ada M1887 Terlangka!
  • ‘Link Keramat’ 7 Menit! Di Balik Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Ada Malware yang Siap Kuras Rekening
  • Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Markas UNIFIL Terkena Serangan Proyektil
  • Musda Golkar Jabar Memanas! Daniel vs Ahmad Head to Head Rebut Kursi Ketua
  • Tangis Haru di Pelaminan: Tanpa Gaun dan Makeup, Pasangan Ini Tetap Sah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jaga Produksi Pangan, Kepala Daerah Diminta Antisipasi Kekeringan dan Gelombang Panas

By Putra JuangSabtu, 15 Juni 2024 10:07 WIB3 Mins Read
Presiden Joko Widodo. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para Kepala Daerah untuk mewaspadai tantangan di masa depan berkaitan dengan isu iklim dan pangan.

Hal itu disampaikan Jokowi dihadapan gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2024, di Istana Negara, Jakarta.

Jokowi juga menyebutkan, peringatan dari Sekretaris Jenderal PBB António Guterres bahwa dunia menghadapi ‘neraka iklim’.

“Kita harus tetap harus waspada, hati-hati tidak boleh lengah, tantangan ke depan tidak mudah. Saya kira Bapak-Ibu semuanya sudah mendengar warning dari Sekjen PBB bahwa dunia menuju pada neraka iklim. Ngeri. Neraka iklim. Suhu akan mencapai rekor tertinggi lima tahun ke depan, hati-hati,” kata Jokowi, Jumat (14/6/2024).

Jokowi mengatakan, dalam satu tahun terakhir, Indonesia telah mengalami gelombang panas. Bahkan, suhu panas di India mencapai 50 derajat Celcius dan di Myanmar mencapai 45,8 derajat Celcius.

Jika situasi ini dibiarkan, kata Jokowi, menurut FAO (Food and Agriculture Organization) pada tahun 2050 dunia akan mengalami kekeringan yang berdampak pada kekurangan pangan.

Baca Juga:  Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang, Jokowi: Mereka Tak Boleh Kembali ke Tempat Asal

Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan pentingnya mengantisipasi kekeringan dan gelombang panas yang dapat berimbas pada produksi pangan dan inflasi.

“Artinya apa? Jangan main-main urusan kekeringan. Jangan main-main urusan gelombang panas. Larinya nanti bisa ke inflasi. Begitu stok tidak ada, produksi berkurang. Produksi berkurang stok tidak ada, artinya harga pasti akan naik. Otomatis itu. Hukum pasar memang seperti itu,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi rentetan masalah tersebut, Jokowi telah menginstruksikan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan TNI untuk memasang pompa-pompa air. Setidaknya, sekitar 20 ribu pompa dipasang di daerah-daerah produksi pangan, utamanya daerah penghasil beras.

Baca Juga:  Waspada Penyebaran Mpox, Jokowi Minta Pintu Kedatangan Internasional Diawasi Ketat

“Saya cek kemarin di Jawa Tengah sudah masuk pompanya 1.400, tapi akan tambah lagi, terutama daerah-daerah produksi. Akan saya cek di lapangan, sehingga betul-betul saat kering karena El Nino nanti di beberapa wilayah mungkin di bulan Juli sudah mulai, mungkin yang masuk ke Agustus, September, Oktober kita siap, sehingga produksi tidak turun. Itu golnya kenapa dipasang pompa,” bebernya.

Selain pemasangan pompa, pemerintah dalam 10 tahun memiliki target membangun 61 waduk dan bendungan. Hingga saat ini, sudah 43 waduk dan bendungan yang diresmikan.

Namun, pembangunan waduk dan bendungan diperlukan sistem irigasi yang baik, termasuk saluran primer, sekunder, dan tersier agar air sampai ke sawah sehingga meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan.

Baca Juga:  Prabowo-Gibran Menang Telak di Quick Count, Jokowi: Sabar, Ojo Kesusu

Jokowi juga menekankan pentingnya penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Sekarang adalah eranya teknologi, eranya smart system. Utamanya yang di kabupaten kita harus bisa meng-upgrade sistem perekonomian kita menjadi smart agriculture, terutama untuk unggulan-unggulan yang ada di daerah kita masing-masing,” ucapnya.

Jokowi juga mengajak untuk mengundang investasi dalam membangun industri pengolahan agar nilai tambah dari setiap produksi pertanian dan perkebunan meningkat.

“Bangun juga sistem distribusi yang terintegrasi. Ini sudah dilakukan sekarang oleh RRT. Sehingga betul-betul sistem distribusinya betul-betul terintegrasi betul. Saya kira kalau koordinasi pusat dan daerah bisa berjalan, apa yang tadi saya sampaikan akan bisa kita lakukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gelombang panas jokowi Kekeringan kepala daerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awal April 2026 Langsung Libur 3 Hari, Ini Jadwal Lengkapnya

Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Markas UNIFIL Terkena Serangan Proyektil

Musda Golkar Jabar Memanas! Daniel vs Ahmad Head to Head Rebut Kursi Ketua

Tangis Haru di Pelaminan: Tanpa Gaun dan Makeup, Pasangan Ini Tetap Sah!

Geger! Mayat Karyawan Ayam Geprek Ditemukan di Freezer, Dua Pelaku Ditangkap

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Pasutri Pemudik Hanyut di Cipanas, Ditemukan Terpisah hingga Waduk Cirata

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.