Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jelang Idulfitri 1447 H, Ini Daftar ATM Pecahan Kecil Rp10.000 dan Rp20.000 di Bandung

Jumat, 20 Maret 2026 12:30 WIB

Prediksi Skor Bournemouth vs MU: Bruno Fernandes Jadi Andalan, Tuan Rumah Tak Terkalahkan

Jumat, 20 Maret 2026 12:05 WIB

Viral di TikTok dan Telegram! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit’ Bikin Warganet Penasaran

Jumat, 20 Maret 2026 11:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jelang Idulfitri 1447 H, Ini Daftar ATM Pecahan Kecil Rp10.000 dan Rp20.000 di Bandung
  • Prediksi Skor Bournemouth vs MU: Bruno Fernandes Jadi Andalan, Tuan Rumah Tak Terkalahkan
  • Viral di TikTok dan Telegram! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit’ Bikin Warganet Penasaran
  • Persib Bandung Tak Terkalahkan 12 Laga, Adam Alis Bidik Hattrick Juara
  • 7 Kuliner Legendaris Tasikmalaya yang Wajib Dicicipi Saat Mudik 2026
  • Wisata Pangandaran: 5 Rekomendasi Pantai Hits untuk Libur Lebaran 2026
  • Nagreg Membludak! 118 Ribu Kendaraan Melintas, Polisi Terapkan One Way Berulang
  • Salat Id di Lodaya Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Suasana Penuh Khidmat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jelang Ramadhan, Peziarah TPU Semper Obati Kangen di Tengah Genangan Air

By Putra JuangRabu, 26 Februari 2025 11:15 WIB2 Mins Read
Seorang peziarah berdoa di atas makam keluarga yang terendam banjir, di TPU Semper. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Ramadhan 2025, para peziarah mulai memadati Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta. Salah satunya TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara.

Di TPU Semper ini, terlihat beberapa area pemakaman yang terendam air, bahkan ada beberapa area pemakaman yang sudah menyerupai rawa. Bahkan, terlihat beberapa orang tua dan anak-anak yang sedang asyik memancing ikan di area makam yang tergenang itu.

Salah satu petugas makam di TPU Semper, Edi mengatakan bahwa kontur tanah yang cenderung rendah dan posisi makam yang dekat dengan sungai menyebabkan air cepat menggenang.

“Ini kan tanahnya rendah jadi air mudah sekali menggenang,” ucap Edi dikutip NU Online, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga:  UAH Bocorkan Amalan Spesial di Bulan Sya'ban, Kunci Spirit Menuju Ramadhan

Maisaroh, salah satu peziarah di TPU Semper, menyaksikan makam keluarganya terendam air. Dia mengaku khawatir terhadap makam keluarganya yang terendam, bahkan jika suatu saat makam itu menghilang.

Sementara untuk menyelamatkan makam keluarganya, Maisaroh mengaku masih belum memiliki biaya.

“Ya ada kekhawatiran, cuman dari segi biaya kalua mau ditinggikan juga nggak ada biayanya. Anak-anaknya juga jauh, ya tinggal keponakan saja (kami) berdua. Biayanya antara Rp2juta sampai Rp3juta,” katanya.

Meski begitu, Maisaroh memaklumi karena adanya musim hujan sehingga menjadi penyebab makam keluarganya terendam.

“Musim hujan jadi kuburanya kerendem. Yang dimakamkan di sini itu bapak, suami, adik, dan bibi. Yang tenggelam ini makam bibi, punya bapak yang di sebelah sana juga tenggelam tapi nggak seperti ini,” sebutnya.

Baca Juga:  Tradisi Bukber Ramadhan Diprediksi Dongkrak Penerimaan Pajak Restoran di Kota Cimahi

Lebih lanjut, Maisaroh mengungkapkan alasanya rutin ziarah. Menurutnya, ziarah adalah obat kangen kepada keluarga yang sudah meninggal.

“Ziarah itu obat kangen, karena kita juga merasa kangen. Kadang kita juga mimpiin minta ditengok dan minta didoain. Karena banyak kenangan ya semasa hidup,” ungkapnya.

​Peziarah lainnya, Harjo memiliki pandangan berbeda dengan Maisaroh, karena ia tak merasa khawatir makam keluarganya itu terendam air, tenggelam, bahkan hilang. Sebab, ia sudah percaya kepada petugas yang bertanggung jawab.

“Saya percaya kepada pengurus. Jadi setiap blok itu ada petugasnya, mereka mengurus dan bertanggung jawab, tidak akan hilang,” ujarnya.

Baca Juga:  Supir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Peziarah di KBB

Harjo mengatakan bahwa ziarah menjelang Ramadhan sangat penting. Menurutnya, sebagai orang Islam wajib mendoakan orang yang sudah meninggal.

“Ya pentingnya ziarah sebelum bulan suci Ramadhan, kita sebagai kaum Muslimin, itu haditsnya jelas, insyallah doa kita sampai kepada almarhum yang di sana,” katanya.

Selain itu, Harjo merasakan kelegaan saat menjalankan ibadah puasa jika sudah berziarah terlebih dahulu.

“Sekarang kan menjelang Lebaran nih ya, jadi kita lebih afdhal mendoakan almarhum kemudian kita nanti berpuasa di bulan Ramadhan, jadi hati kita lega,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

makam peziarah Ramadhan TPU Semper
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral di TikTok dan Telegram! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit’ Bikin Warganet Penasaran

7 Kuliner Legendaris Tasikmalaya yang Wajib Dicicipi Saat Mudik 2026

Wisata Pangandaran: 5 Rekomendasi Pantai Hits untuk Libur Lebaran 2026

Prakiraan Cuaca Jabar 20 Maret: Potensi Hujan Lebat Merata di Siang-Malam Hari

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Idul Fitri 2026: Niat, Urutan Takbir, hingga Doa Mustajab

Panduan Pagi Lebaran: Tips Persiapan Sholat Idulfitri Sesuai Sunnah Rasulullah

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.