Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey

Selasa, 17 Maret 2026 11:18 WIB

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Selasa, 17 Maret 2026 11:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Selasa, 17 Maret 2026 10:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey
  • Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kalipah Apo: Jejak Ulama Berpengaruh di Balik Kawasan Perdagangan Legendaris Bandung

By SusanaJumat, 9 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Kalipah Apo. Foto: Tangkapan layar Google Maps.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kalipah Apo bukan hanya dikenal sebagai kawasan pusat belanja perlengkapan rumah tangga murah di Bandung, tetapi juga menyimpan sejarah yang dalam dan penting bagi kota ini.

Nama “Kalipah Apo” ternyata berasal dari julukan Raden Haji Moehamad Soe’eb, tokoh ulama dan wakil penghulu yang berperan besar dalam sejarah Islam di Bandung.

Terletak di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Kalipah Apo berada tak jauh dari kawasan ikonik Jalan Asia Afrika dan Alun-Alun Bandung.

Lokasinya persis di samping Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), membuatnya mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota.

Baca Juga:  Taman Dewi Sartika: Oase Hijau di Tengah Kota Bandung yang Penuh Sejarah

Sejak lama, Kalipah Apo sudah dikenal luas sebagai tempat berburu perlengkapan rumah tangga dengan harga terjangkau. Tapi bukan hanya itu, tempat ini juga terkenal sebagai pusat kuliner legendaris.

Salah satu ikonnya adalah Lotek Kalipah Apo, yang sudah eksis sejak 1953. Bahkan sejak era 90-an, kawasan ini juga populer sebagai pusat penjual aneka kolak, terutama saat Ramadan tiba.

Namun, di balik popularitasnya sebagai pusat perdagangan dan kuliner, Kalipah Apo menyimpan kisah historis yang jarang diketahui.

Nama jalan ini merujuk pada Raden Haji Moehamad Soe’eb, seorang tokoh agama yang semasa hidupnya dikenal dengan gelar “Kalipah”, atau “khalifah”, setelah diangkat menjadi penghulu Kabupaten Bandung—pada masa ketika Bandung belum berstatus kota.

Baca Juga:  5 Martabak Enak di Bandung yang Wajib Anda Coba, Rasanya Bikin Ketagihan!

Menurut Ibnu Qoyim Isma’il dalam bukunya Kiai Penghulu Jawa: Peranannya di Masa Kolonial (1997), jabatan pemuka agama Islam pada masa kolonial terbagi dalam beberapa tingkatan, mulai dari guru ngaji, imam, khalifah, hingga penghulu kepala.

Moehamad Soe’eb dikenal luas sebagai tokoh menak kaum yang tidak hanya berkiprah dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk soal teknik bertani.

Baca Juga:  Ratusan Polisi Diturunkan Antisipasi Kemacetan Long Weekend di Kota Bandung

Tak hanya itu, dalam buku Snouck Hurgronje dan Islam (1989), Kalipah Apo bahkan disebut sebagai penembang lagu-lagu Sunda yang ulung.

Ia dipercaya mengumandangkan takbir di Masjid Agung Bandung saat Hari Raya, sekaligus menjadi pelestari tembang dan lagu rakyat, termasuk yang bertema cinta.

Kini, makam Kalipah Apo atau Muhammad Su’eb terletak di Jalan Karanganyar, di kompleks makam para bupati Bandung.

Lokasinya juga bersebelahan dengan makam pahlawan nasional Raden Dewi Sartika, menandai kontribusi besar yang pernah ia berikan untuk Bandung dan masyarakat Sunda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kalipah Apo Kota Bandung Moehamad Soe'eb sejarah ulama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP

Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!

Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?

Video Viral Ukhti Mukena Pink

Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor

Video Viral Ukhti Mukena Pink

Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.