bukamata.id – Sebanyak 1.032 kg sampah berhasil dikumpulkan sepanjang pertandingan Persib melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (13/12/2024).
Sejak pertandingan tersebut, Persib yang berkolaborasi dengan Jubelo, perusahaan teknologi yang fokus dalam pengelolaan sampah, mulai menerapkan Zero Waste Management.
Berdasarkan laporan hasil pengelolaan sampah pasca pertandingan tersebut, rincian jenis sampah yang berhasil terkumpul meliputi kardus seberat 18 kg, aluminium 7 kg, duplek 89 kg, plastik keras 74 kg, botol plastik 237 kg, gelas plastik 158 kg, kantong plastik 19 kg, botol kaca 55 kg, kaleng 35 kg, organik 164 kg, dan residu 176 kg.
Sesuai komitmen sebelumnya, bahwa seluruh sampah yang telah dikumpulkan, akan diolah sehingga tidak ada residu yang terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dilaporkan, bahwa seluruh sampah jenis anorganik sebanyak 692 kg telah berhasil di distribusikan ke industri daur ulang untuk dijadikan produk baru.
Sementara untuk sampah jenis organik sebanyak 164 kg akan diolah menjadi Black Soldier Flies (BSF) untuk pakan ternak, dan pupuk kompos. Lalu sampah jenis residu sebanyak 176 kg akan disalurkan ke partner pengelolaan pemrosesan akhir.
Dalam pelaksanaannya, Persib dan Jubelo menempatkan beberapa tempat sampah di titik-titik strategis, ratusan kantong sampah selama pertandingan, serta 15 tenaga kerja dalam satu shift dilibatkan untuk pengelolaan sampah.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama menjelaskan, penerapan program Zero Waste Management di Stadion GBLA tersebut menunjukkan komitmen Persib dan mitra pengelola sampah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, Persib juga ingin memberikan contoh nyata penerapan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di event olahraga, khususnya sepakbola.
Menurut Adhi, penerapan Zero Waste Management ini akan mendukung beberapa program pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
“Yaitu untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih ramah lingkungan, untuk meningkatkan efisiensi sumber daya dan mendorong gaya hidup berkelanjutan, serta untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” ucap Adhi, Selasa (17/12/2024).
Adhi memastikan, program ini akan terus berlanjut dalam pertandingan-pertandingan kandang Persib selanjutnya.
“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra yang kompeten dan secara konsisten melibatkan komunitas serta suporter dalam inisiatif ini,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










