bukamata.id – Nama Ari Lasso kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini, mantan vokalis Dewa 19 tersebut bukan dibicarakan karena karya musik atau penampilannya di atas panggung, melainkan karena konflik panas dengan Dearly Joshua yang mencuat ke ruang publik melalui media sosial.
Huru-hara ini mencuat setelah Dearly Joshua, seorang model, mengunggah serangkaian pernyataan dan tangkapan layar di akun Instagram pribadinya pada Minggu (11/1/2026).
Unggahan tersebut berisi kronologi permintaan penghapusan foto, dugaan hubungan asmara, hingga tudingan adanya tekanan mental dan kekerasan verbal yang ia alami.
Awal Mula Konflik: Permintaan Penghapusan Foto
Konflik bermula dari permintaan Ari Lasso agar Dearly Joshua menghapus sejumlah foto kebersamaan mereka, khususnya foto-foto saat berada di Bali. Dalam tangkapan layar yang beredar dan dibagikan ulang oleh akun gosip, Ari Lasso disebut menulis:
“Foto-foto Bali tolong dihapus, saya yang bayar kok Anda yang pakai!”
Tak berhenti di situ, Ari juga meminta agar foto-foto lain, termasuk momen pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali ikut dihapus. Bahkan, ia menyinggung soal hak cipta fotografi dan mengklaim dirinya sebagai pemilik sah atas foto-foto tersebut.
Nada pesan inilah yang kemudian disebut Dearly sebagai bentuk komunikasi yang menekan dan melukai secara mental.
Dearly Joshua Speak Up: ‘Saya Juga Punya Bukti’
Dalam unggahan Instagram Story yang kemudian viral, Dearly menuliskan unek-unek yang selama ini ia pendam. Ia mengaku memilih diam cukup lama demi melindungi anak-anaknya dari polemik publik.
“Saya tahu fans kamu banyak, kamu banyak yang bela pasti. Siapa sih yang akan percaya omongan saya? Tapi saya juga punya bukti,” tulis Dearly.
Ia menegaskan tidak keberatan menghapus foto-foto yang diminta, namun meminta agar narasi tidak dipelintir di kemudian hari.
“Baik, saya akan hapus. Tapi nanti jangan diputar lagi bilang saya cewek tua, bego, goblok, norak, suka bolak-balik hapus dan timbulin foto.”
Pernyataan tersebut membuka dugaan bahwa konflik keduanya tidak sekadar soal unggahan media sosial, melainkan menyimpan persoalan emosional yang lebih dalam.
Pengakuan Mengejutkan: Dugaan Hubungan dan Pengorbanan Besar
Puncak kontroversi terjadi saat Dearly Joshua membeberkan pengalamannya selama diduga menjalin hubungan dengan Ari Lasso. Ia mengaku telah mengorbankan banyak hal, mulai dari pekerjaan hingga waktu bersama anak-anaknya.
“Setiap hari saya nggak kerja, berapa bulan kantor nggak saya tengok. Saya urusin kamu dari mulai pipis di pispot tiap pagi sampai malam.”
Dearly bahkan mengaku jarang bertemu anaknya karena lebih banyak mendampingi Ari, termasuk saat masa pemulihan. Ia menyebut pernah ditahan agar tidak pulang, meski anaknya sedang sakit.
Pengakuan ini sontak memicu spekulasi publik mengenai kedekatan pribadi antara Ari Lasso dan Dearly Joshua, yang sebelumnya memang telah ramai diperbincangkan sejak keduanya terlihat bersama di Bali pada Mei 2025.
Isu Kekerasan Verbal dan Permintaan Pengembalian Hadiah
Tak hanya soal pengorbanan, Dearly juga menyinggung adanya pesan WhatsApp bernada kasar dan penuh makian yang ia terima setelah hubungan berakhir.
“Kamu bisa chat saya di WhatsApp panjang banget cuma buat maki-maki saya. Kamu dendam apa sama saya?”
Ia menegaskan bahwa sikap intimidatif terhadap perempuan tidak bisa dibenarkan, serta meminta Ari Lasso bersikap lebih dewasa.
Selain itu, Dearly mengungkap bahwa Ari meminta kembali uang, hadiah kecil, hingga buku yang pernah diberikan sejak 2020. Permintaan tersebut disebut telah dipenuhi, namun menyisakan rasa kecewa dan ketidakadilan.
Konten atas Permintaan dan Alasan Speak Up
Dearly juga menyebut bahwa beberapa konten yang ia unggah selama ini dibuat atas permintaan Ari Lasso, bahkan ada yang dikerjakan hingga dini hari. Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk berbicara sekarang bukan tanpa alasan.
“Selama ini saya sudah diam, walau saya dipermalukan, dikata-katain di IG kamu. Sampai teman kamu pun menulis sindiran mengenai saya, saya enggak apa-apa.”
Menurutnya, speak up menjadi satu-satunya cara untuk meluruskan pandangan miring yang selama ini diarahkan kepadanya.
Reaksi Publik dan Sikap Ari Lasso
Kolom komentar di berbagai unggahan gosip dipenuhi opini publik yang menilai sikap Ari Lasso dalam konflik ini terkesan berlebihan dan memicu tanda tanya. Beberapa warganet bahkan menyebut sang penyanyi “rempong” dan sulit diajak berdamai pasca putus hubungan.
“Salut sama mantan istri Ari Lasso, bisa bertahan selama itu menghadapi sifat Ari Lasso yg lasyoooo itu,” tulis akun @des***.
Komentar serupa juga menyinggung lamanya hubungan Ari Lasso dengan mantan istrinya, yang dinilai penuh perjuangan sebelum akhirnya berakhir.
“Mantan istrinya Ari Lasso termasuk kuat ya, nemenin dia bertahun-tahun walaupun akhirnya nyerah juga,” tulis akun @sag***.
Tak sedikit pula warganet yang membela posisi Dearly Joshua, khususnya terkait permintaan pengembalian barang dan uang yang sebelumnya pernah diberikan selama hubungan. Beberapa netizen menilai kontribusi emosional dan tenaga dalam sebuah hubungan tidak bisa diukur secara materi.
“Kalo gw jadi mantannya, ogah gw balikin. Emang apaan, kayak gw ga ada kontribusi apa-apa dalam hidup dia. Liat dia ga pake baju aja udah gw anggap kerja,” tulis akun @pia*** dengan nada sarkastik.
Sementara itu, komentar lain mengekspresikan keterkejutan atas sikap Ari Lasso yang dinilai jauh dari citra publiknya selama ini.
“Demi apa Ari Lasso begini? Rempong banget serius,” tulis akun @ble***.
Hingga saat ini, Ari Lasso belum memberikan klarifikasi resmi atas berbagai tudingan yang beredar. Sementara itu, perbincangan publik masih terus bergulir, memperlihatkan bagaimana konflik personal figur publik dapat berkembang menjadi diskursus sosial yang lebih luas di ruang digital.
Pelajaran dari Konflik Ari Lasso–Dearly Joshua
Kisah ini menjadi pengingat bahwa konflik pasca putus tidak berhenti pada perpisahan semata. Cara berkomunikasi setelah hubungan berakhir justru menjadi ujian kedewasaan emosional.
Di era digital, media sosial bukan lagi ruang privat. Setiap kata yang diunggah berpotensi meninggalkan jejak panjang dan membentuk opini publik. Konflik yang sejatinya bisa diselesaikan secara tertutup, kerap membesar ketika emosi mengambil alih kendali.
Perseteruan Ari Lasso dan Dearly Joshua akhirnya bukan hanya soal siapa yang benar atau salah, melainkan tentang tanggung jawab, etika berkomunikasi, dan kemanusiaan di ruang publik. Sebab, kata-kata yang terlanjur dilepaskan ke dunia digital, tak pernah benar-benar bisa ditarik kembali.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








