bukamata.id – Jagat TikTok kembali diguncang oleh tren pencarian video kontroversial yang mencatut narasi hubungan keluarga. Kali ini, sebuah unggahan dengan klaim “Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit” mendadak viral dan memicu rasa penasaran jutaan netizen. Video yang disebut-sebut memiliki durasi hingga 7 menit ini menjadi topik hangat di berbagai platform diskusi.
Awal mula kegaduhan ini dipicu oleh sejumlah akun anonim yang mengunggah cuplikan pendek dengan keterangan (caption) yang menggugah rasa ingin tahu, seperti “Day 1 Nyawit” atau “Drama Ibu Tiri di Kebun Sawit”. Penggunaan tagar populer seperti #viralvideo dan #fyp membuat konten ini dengan cepat merambah ke beranda pengguna secara luas.
Bedah Isi Video: Aksi Vlog yang Berujung Misteri
Jika ditelisik lebih dalam, potongan video yang beredar sebenarnya memperlihatkan adegan yang sekilas tampak seperti vlog biasa. Seorang wanita mengenakan kaos bermotif merah terlihat berjalan di sela-sela pohon kelapa sawit sambil merekam dirinya sendiri.
Di belakangnya, menyusul seorang remaja pria yang berjalan beriringan. Suasana yang awalnya santai dan diwarnai tawa mendadak berubah saat keduanya berhenti. Dalam potongan klip tersebut, sang pemuda tampak mendorong wanita itu ke arah pohon sawit, disusul dengan sensor berupa emotikon yang menutupi bagian depan tubuh sang wanita.
Sensor inilah yang kemudian menjadi “bola salju” bagi imajinasi liar netizen. Banyak yang berasumsi telah terjadi tindakan asusila dan berbondong-bondong memburu tautan asli demi memuaskan rasa penasaran.
Identitas Pemeran: Fakta atau Settingan?
Satu hal yang menjadi tanda tanya besar adalah identitas asli kedua orang tersebut. Meskipun narasi yang berkembang menyebut mereka sebagai ibu tiri dan anak tiri, hingga saat ini belum ada bukti otentik yang memvalidasi hubungan kekerabatan tersebut.
Beberapa warganet yang lebih kritis justru menduga bahwa video ini hanyalah konten yang sengaja dibuat (settingan) oleh dua orang dewasa untuk menarik perhatian dan menaikkan jumlah pengikut (engagement). Tanpa adanya klarifikasi resmi, label “ibu dan anak tiri” kemungkinan besar hanyalah bumbu penyedap agar konten tersebut lebih cepat viral.
Waspada Bahaya Link Palsu
Fenomena ini juga membawa risiko nyata. Di kolom komentar, seringkali muncul akun-akun yang menyebarkan link dengan janji “video versi lengkap tanpa sensor”.
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengeklik tautan tersebut karena berpotensi menjadi sarana phishing atau penyebaran malware yang dapat merusak perangkat dan mencuri data pribadi. Hingga kini, keberadaan video asli berdurasi 7 menit tersebut masih tetap menjadi misteri yang tidak terverifikasi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








