bukamata.id – PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja keuangan yang mengesankan pada paruh pertama tahun 2025. Bank mencatat laba bersih sebesar Rp 644 miliar, meningkat 16,6% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian ini ditopang oleh strategi menjaga kualitas pembiayaan melalui pendampingan intensif kepada nasabah serta program apresiasi yang mendorong perilaku finansial yang sehat.
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, BTPN Syariah juga mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp 10,14 triliun, sementara rasio keuangannya menunjukkan performa solid dengan Return on Asset (RoA) sebesar 7,6% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 54,5%—angka yang jauh melampaui rata-rata industri perbankan.
Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja ini tak lepas dari kontribusi perilaku unggul nasabah yang dibangun dan dibina secara berkelanjutan oleh bank.
“Pertumbuhan laba ini merupakan cerminan dari membaiknya kualitas pembiayaan yang ditopang oleh perilaku unggul nasabah yang dibangun oleh Bank,” ujar Fachmy Achmad, Kamis (24/7/2025).
Empat Pilar Perilaku Nasabah Jadi Fondasi
Bank terus mengembangkan empat nilai utama yang ditanamkan kepada nasabahnya, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Nilai-nilai ini menjadi pondasi dalam membentuk karakter nasabah agar mampu bertahan dan berkembang dalam berbagai kondisi ekonomi.
Kehadiran rutin nasabah di sentra menjadi salah satu indikator kedisiplinan dan komitmen dalam menjaga kualitas pembiayaan. Aktivitas ini juga memperlancar proses pelayanan yang diberikan oleh petugas lapangan (Community Officer/CO), yang memainkan peran penting dalam membimbing nasabah.
Apresiasi Nasabah dan Program Umrah Satu Pesawat
Selain pendampingan intensif, BTPN Syariah juga memberikan apresiasi kepada nasabah yang menunjukkan kinerja disiplin, termasuk insentif individu, penghargaan kepada sentra-sentra teladan, serta Program Umrah Satu Pesawat. Program ini ditujukan kepada sentra yang konsisten menjalankan nilai-nilai BDKS dan menjadi inspirasi bagi komunitas sekitarnya.
Tahun ini, jumlah sentra yang diberangkatkan ke tanah suci meningkat menjadi 18 dari sebelumnya hanya 10 pada 2024.
“Berbagai apresiasi yang diberikan ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan niat baik lebih cepat bagi nasabah sekaligus memotivasi bagi mereka untuk terus disiplin dalam menjalankan empat perilaku unggul, serta diharapkan menjadi inspirasi sentra-sentra lain di pelosok negeri,” ujar Fachmy Achmad.
Ia menambahkan bahwa ke depan, BTPN Syariah akan terus menggulirkan berbagai bentuk insentif untuk mendorong partisipasi dan pertumbuhan nasabah di seluruh penjuru Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










