Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Rabu, 18 Maret 2026 19:00 WIB

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Bupati Sumedang Kaji Penyebab Pergerakan Tanah di Desa Mekar Rahayu

By Putri Mutia RahmanSenin, 4 Maret 2024 09:13 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pergerakan tanah. (iStockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pj Bupati Herman Suryatman bersama Badan Geologi Bandung dan BPBD Jawa Barat akan melakukan pengkajian penyebab pergerakan tanah di Dusun Babakan Cikamuning, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan yang merusak rumah, jalan, dan area sawah.

Diketahui, pergerakan tanah di Babakan Cikamuning sudah terjadi sejak 2019, namun dampaknya masih kecil. Pada bulan Februari ini intensitas pergerakan tanah semakin tinggi. 

Menurut Pj Bupati Herman, pergerakan tanah di Mekar Rahayu sangat mengkhawatirkan dan perlu diwaspadai  adanya pergerakan tanah susulan.

“Kondisi pergerakan tanah ini sangat mengkhawatirkan, karena melihat kondisi rumahnya ini kalau disentuh saja bisa ambruk,” tuturnya dikutip dari sumedangkab.go.id, Senin (4/3/2024).

Baca Juga:  Cianjur Dikepung Bencana, Paling Banyak Pergerakan Tanah

Oleh karena itu, dirinya meminta Badan Geologi Bandung dan BPBD Jabar untuk mendalami penyebab pergerakan tanah ini.

“Kami akan koordinasi dengan Badan Geologi Bandung dan BPBD Provinsi untuk mendalami apa yang jadi penyebab pergerakan tanah ini, kemudian langkah yang harus dilakukan seperti apa,” Jelas Herman.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Tol Cisumdawu KM 177 Memburuk, Badan Geologi Rekomendasikan Mitigasi Struktural Serius

Herman melanjutkan, dari hasil assessment, terdapat retakan tanah yang memanjang mencapai 1 kilometer dan mengancam kerusakan 3 rumah.

“Saya melihat langsung kondisi rumah yang rusak akibat pergerakan ini. Ada tanah yang ambles hingga sedalam 1,2 meter. Untuk saat ini rumah yang terdampak ada 7, 4 diantaranya rusak, sementara 3 lainnya terancam,” ujarnya.

Namun Herman memastikan, Pemda Sumedang telah melakukan evakuasi terhadap empat kepala keluarga yang rumahnya rusak dan terancam ambruk di rumah sanak famili.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Terima Penghargaan dari Mendagri Tito Karnavian

“Untuk penghuni rumah yang terdampak sudah dievakuasi ke rumah-rumah yang aman, kemudian kami pasok logistiknya,” katanya

BPBD Sumedang Atang Sutarno juga menambahkan, agar masyarakat RW 04 Dusun Babakan Cikamuning Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan, melakukan evakuasi diri saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.  

“Imbauan kepada warga di sekitar situ agar berhati-hati, terutama saat turun hujan, tidak menutup kemungkinan pergerakan tanah ini masih terjadi,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi Bandung Desa Mekar Rahayu Pergerakan Tanah Pj Bupati Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.