bukamata.id – Nama peramal Hard Gumay kembali ramai diperbincangkan publik setelah kabar perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsha mencuat ke media. Pasalnya, pada tahun 2024 lalu, Hard Gumay sempat menyampaikan prediksi yang kini dianggap banyak orang selaras dengan kenyataan.
Dalam sebuah acara televisi tahun lalu, Gumay mengungkapkan bahwa ia tidak melihat adanya “tali jodoh” yang kuat antara pesepak bola timnas Indonesia tersebut dengan Azizah Salsha, putri dari politisi Andre Rosiade. Ia menilai hubungan keduanya sejak awal memang terlihat sulit untuk bertahan lama.
“Wallahualam, saya doakan yang terbaik. Tapi saya melihat auranya, sepertinya belum ada kecocokan untuk menjadi jodoh,” kata Hard Gumay kala itu, seperti terlihat dalam potongan video yang beredar di TikTok pada Selasa (26/8/2025).
Prediksi Adanya Sosok Lain dan Pemberitaan Besar
Selain menyebut soal kecocokan, Hard Gumay juga menyinggung bahwa akan ada “berita besar” yang menyeret rumah tangga Arhan dan Azizah. Ia bahkan menyebut kemungkinan munculnya pihak ketiga dalam pernikahan tersebut.
“Ke depannya, wallahualam, saya melihat akan ada sosok lain yang muncul. Itu akan jadi sorotan publik,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Gumay juga memprediksi bahwa isu rumah tangga mereka akan melebar hingga melibatkan keluarga besar. “Pemberitaannya tidak hanya soal rumah tangga atau isu perselingkuhan, tapi juga bisa merembet ke orang tua,” tambahnya.
Ramalan yang Kini Jadi Perbincangan
Kini, setelah gugatan cerai Arhan resmi dikabulkan Pengadilan Agama Tigaraksa, ramalan tersebut kembali diangkat netizen. Banyak yang mengaku terkejut karena prediksi itu dianggap sesuai dengan realita yang terjadi.
“Ni orang punya ilmu apa sih? Prediksinya bener mulu,” komentar seorang pengguna media sosial.
“Gila, ramalannya ga pernah meleset,” tulis lainnya.
Ada juga yang menyebut Gumay sebagai “tukang spoiler kehidupan” karena ramalannya kerap dianggap akurat.
Proses Hukum Perceraian Arhan dan Azizah
Sebagai informasi, Pratama Arhan resmi mengajukan gugatan cerai terhadap Azizah Salsha pada 1 Agustus 2025 di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Sidang pertama digelar 11 Agustus 2025, kemudian dilanjutkan pada 25 Agustus 2025.
Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Sholahuddin, menjelaskan bahwa majelis hakim telah mengabulkan gugatan tersebut meski persidangan berlangsung tanpa kehadiran kedua pihak. “Sudah diputus secara verstek,” katanya.
Meski demikian, Sholahuddin menegaskan status perceraian keduanya belum sah sepenuhnya karena masih menunggu ikrar talak dari pihak Arhan. “Ini baru dikabulkan, tapi belum sah bercerai sebelum ikrar talak diucapkan. Masih ada waktu 14 hari ke depan jika ingin mengajukan perlawanan,” jelasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











