bukamata.id – Kabar menggembirakan datang untuk Persib Bandung jelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. FIFA resmi mencabut sanksi registration ban atau larangan registrasi pemain yang sebelumnya dijatuhkan kepada Maung Bandung sejak akhir Mei 2026.
Perubahan status tersebut terlihat pada daftar Registration Ban FIFA pada Rabu malam, 22 Juli 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Dengan dicabutnya sanksi tersebut, Persib kini kembali memiliki kewenangan penuh untuk mendaftarkan seluruh pemain barunya ke kompetisi resmi.
Pencabutan transfer ban menjadi angin segar bagi tim asuhan Igor Tolic yang tengah mempersiapkan skuad terbaik untuk menghadapi padatnya agenda musim 2026/2027, baik di kompetisi domestik maupun level Asia.
Transfer Ban FIFA Persib Resmi Dicabut
Sebelumnya, Persib Bandung masuk dalam daftar klub yang dikenai registration ban FIFA sejak 29 Mei 2026. Sanksi itu sempat memunculkan beragam spekulasi, termasuk dugaan adanya tunggakan gaji pemain.
Namun, manajemen Persib menegaskan bahwa hukuman tersebut bukan disebabkan oleh keterlambatan pembayaran gaji, melainkan berkaitan dengan penyelesaian sengketa terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sebelumnya telah memberikan penjelasan terkait duduk perkara tersebut.
“Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,” ujar Adhitia.
Sengketa Daisuke Sato Jadi Penyebab Sanksi FIFA
Kasus yang menjadi dasar hukuman FIFA berawal dari penyelesaian terminasi kontrak Daisuke Sato pada 2023.
Bek asal Filipina tersebut bergabung dengan Persib pada 2022 sebelum akhirnya berpisah dengan klub. Perselisihan mengenai kompensasi terminasi kontrak kemudian berlanjut hingga masuk ke proses penyelesaian sengketa.
Dalam sejumlah laporan sebelumnya, Persib disebut masih memiliki kewajiban kompensasi yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp2,7 miliar. Sengketa itulah yang kemudian membuat FIFA menjatuhkan status registration ban kepada Persib.
Sanksi tersebut berstatus until lifted, yang berarti larangan registrasi pemain akan tetap berlaku hingga seluruh kewajiban diselesaikan dan FIFA secara resmi mencabut hukuman tersebut.
Persib Tetap Aktif di Bursa Transfer
Meski sedang menjalani sanksi, Persib tetap bergerak aktif di bursa transfer musim 2026.
Hal itu dimungkinkan karena larangan FIFA hanya membatasi proses registrasi pemain ke kompetisi, bukan aktivitas perekrutan pemain. Artinya, klub tetap dapat melakukan negosiasi, menandatangani kontrak, hingga memperkenalkan pemain baru sebelum proses pendaftaran resmi dilakukan.
Selama beberapa pekan terakhir, Maung Bandung telah memperkenalkan sejumlah pemain anyar untuk memperkuat skuad menghadapi musim baru.
Dengan dicabutnya transfer ban, seluruh pemain yang telah direkrut kini dapat segera didaftarkan secara resmi sehingga siap tampil membela Persib.
Angin Segar untuk Igor Tolic
Pencabutan sanksi menjadi momentum penting bagi pelatih Igor Tolic yang tengah mematangkan komposisi tim.
Persib dipastikan akan menjalani musim yang padat karena tidak hanya berlaga di kompetisi domestik, tetapi juga dipersiapkan tampil di level antarklub Asia serta kompetisi regional.
Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi kebutuhan utama agar performa tim tetap terjaga sepanjang musim.
Dengan hambatan administrasi yang telah berakhir, Persib kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menyelesaikan proses registrasi pemain anyar sekaligus membuka peluang melakukan manuver tambahan di bursa transfer apabila dibutuhkan.
Persib Fokus Menatap Musim 2026/2027
Berakhirnya status transfer ban menjadi kabar yang sangat dinantikan Bobotoh. Setelah sempat dibayangi persoalan administrasi selama hampir dua bulan, Persib kini bisa sepenuhnya fokus mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Status baru tersebut juga memberikan kepastian bagi seluruh rekrutan anyar yang diproyeksikan menjadi tulang punggung Maung Bandung dalam mempertahankan prestasi sebagai juara Super League 2025/2026 sekaligus bersaing di level Asia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









