Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Sabtu, 4 April 2026 12:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Sejarah dan Warisan Konferensi Asia Afrika bagi Dunia

By SusanaSelasa, 29 April 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Konferensi Asia Afrika (KAA) yang digelar pada 18–24 April 1955. Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejarah dunia mencatat momen penting yang lahir di jantung Kota Bandung, ketika puluhan negara dari dua benua, Asia dan Afrika, berkumpul dalam satu panggung besar untuk menyuarakan kemerdekaan, solidaritas, dan perdamaian.

Konferensi Asia Afrika (KAA) yang digelar pada 18–24 April 1955 menjadi simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan membuka jalan kerja sama antara negara-negara berkembang.

Awal Mula Konferensi Asia Afrika

KAA diselenggarakan atas prakarsa lima negara: Indonesia, India, Pakistan, Burma (sekarang Myanmar), dan Sri Lanka. Tujuan utamanya adalah membangun solidaritas antara bangsa-bangsa Asia dan Afrika yang kala itu masih berjuang untuk meraih kemerdekaan dari penjajahan.

Bertempat di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, konferensi ini dihadiri oleh 29 negara peserta dengan tokoh-tokoh besar seperti Soekarno, Jawaharlal Nehru, Gamal Abdel Nasser, dan Zhou Enlai.

Konferensi ini menghasilkan Dasasila Bandung, sepuluh prinsip dasar yang menjadi pedoman hubungan antarbangsa, seperti penghormatan terhadap kedaulatan, non-intervensi, dan penyelesaian konflik secara damai.

Baca Juga:  3 Daftar Cafe Hidden Gem di Bandung, Cocok Dikunjungi saat Akhir Pekan!

Dampak KAA bagi Dunia

Konferensi Asia Afrika bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa. Ia menjadi inspirasi bagi berdirinya Gerakan Non-Blok dan memperkuat posisi negara-negara Dunia Ketiga dalam tatanan geopolitik global.

KAA menunjukkan bahwa negara-negara baru merdeka memiliki suara dan kekuatan dalam percaturan dunia, tanpa harus menjadi bagian dari blok Barat atau Timur yang bersaing saat itu.

Baca Juga:  Dugaan Perundungan Pelajar SMP di Kota Bandung Ditangani Polrestabes Bandung

Gedung Merdeka kini menjadi Museum Konferensi Asia Afrika, sebuah tempat bersejarah yang perlu dijaga dan dirawat sebagai simbol penting dalam sejarah dunia serta menjadi pusat edukasi bagi generasi muda.

Menghidupkan Nilai-Nilai Dasasila Bandung

Nilai-nilai yang terkandung dalam Dasasila Bandung, seperti perdamaian, anti-kolonialisme, dan kerja sama antarnegara, harus terus diinternalisasi dalam kebijakan luar negeri Indonesia serta dalam pendidikan generasi muda. Semangat KAA harus menjadi bagian dari DNA bangsa ini.

Menggelar Kegiatan Rutin dan Reflektif

Peringatan tahunan Konferensi Asia Afrika bukan hanya seremoni. Harus ada seminar, diskusi publik, dan pertukaran budaya yang dapat menghidupkan kembali semangat solidaritas lintas bangsa dan menegaskan kembali komitmen untuk perdamaian dunia.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Bangun Budaya Siaga Bencana

Meningkatkan Diplomasi Kultural

Bandung, sebagai kota lahirnya KAA, berpotensi menjadi pusat diplomasi budaya dengan memperkuat kerja sama dengan negara-negara Asia dan Afrika melalui festival budaya, pameran, dan pariwisata sejarah. Ini adalah cara yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai KAA kepada dunia global.

Warisan Dunia yang Tak Tergantikan

Konferensi Asia Afrika adalah warisan besar yang bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga dunia. Mengenangnya bukan sekadar melihat ke masa lalu, tetapi juga menjadikannya inspirasi untuk membangun masa depan dunia yang lebih adil, damai, dan setara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KAA Konferensi Asia-Afrika Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun

Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.