Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sabtu, 26 September 2026 20:27 WIB

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Sabtu, 26 September 2026 20:08 WIB
Spot kuliner malam di Bandung

Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!

Sabtu, 26 September 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras
  • Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!
  • Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput
  • Hadapi Jadwal Padat di Tiga Kompetisi, Persib Siapkan Strategi Rotasi Pemain
  • Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

By Aga GustianaSabtu, 26 September 2026 20:08 WIB3 Mins Read
Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aliran Sungai Citepus di kawasan Kampung Cibiuk, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali berubah menjadi lautan limbah. Alih-alih menikmati lingkungan yang bersih, warga setempat justru kembali dikejutkan oleh gelombang masif sampah kiriman yang datang tanpa henti dari arah hulu Kota Bandung.

Pemandangan memprihatinkan ini terlihat jelas pada Sabtu (26/9/2026). Tumpukan material plastik, kemasan sekali pakai, hingga limbah domestik tampak menggunung hingga membendung aliran air di sekitar Perumahan Cibiuk Indah Blok IV. Parahnya lagi, ketinggian sampah di bawah struktur pelimpas (weir) sudah sejajar dengan beton, memicu ancaman penyumbatan total tatkala musim hujan tiba. Permukaan air juga tampak tercemar berat oleh buih putih pekat, indikasi kuat adanya limbah cair rumah tangga maupun industri yang lolos tanpa pengolahan memadai dari hulu.

Kondisi berulang ini memicu kemarahan mendalam dari masyarakat setempat. Sejumlah warga menilai aksi bersih-bersih sungai yang sempat digembar-gemborkan oleh Pemkot Bandung dalam rangka menyambut hari jadinya tidak lebih dari sekadar agenda seremonial belaka.

“Saya melihat kegiatan bersih-bersih Sungai Citepus di Kota Bandung hanya seremonial. Setelah diamati dari video, ternyata petugas tidak menaikkan sampah ke darat. Mayoritas tetap saja dilarungkan ke sungai. Pada akhirnya sampah kiriman ini akan mengalir dan sampai ke Dayeuhkolot,” ujar Saepudin (50), salah satu warga Kelurahan Pasawahan, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga:  Bikin Nagih, Ini Rekomendasi 3 Bakso Viral di Bandung

Kecurigaan warga terbukti nyata tatkala debit sampah domestik kian hari kian menebal di wilayah hilir. Saepudin secara tegas mendesak para pemangku kebijakan di ibu kota provinsi untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata atas masalah menahun ini.

“Terus terang kami sangat kecewa dan menyayangkan aksi Pemkot Bandung yang seolah mengirim sampah mereka ke Dayeuhkolot melalui Sungai Citepus. Wali Kotanya jangan diam saja, harus tanggung jawab,” jelas dia.

Nada kekecewaan serupa turut disuarakan oleh Deni (40). Ia menilai penanganan sampah di tingkat hulu masih sebatas pencitraan tanpa solusi akar rumput yang berkelanjutan. Menurutnya, tumpukan limbah yang merusak pemandangan dan ekosistem sungai di wilayah mereka murni pasokan dari wilayah administratif tetangga.

Baca Juga:  Serius! Pj Gubernur Jabar Tak Segan-Segan Tindak Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Deni meminta instansi terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat, hingga Pemkab Bandung, untuk bersinergi melakukan normalisasi dan pembersihan berkala secara masif, bukan sekadar lempar tanggung jawab.

“Namun harapan kami yang paling utama adalah Pemkot Bandung dapat bersikap tegas untuk menangani persoalan sampah yang dibuang ke sungai kemudian dikirim ke Dayeuhkolot. Jangan cuma seremonial lah,” tegas dia geram.

Kekhawatiran warga beralasan kuat. Jika lamban ditangani, tumpukan sampah tersebut dipastikan bakal menjadi pemicu utama luapan air bah yang rutin merendam permukiman warga setiap kali intensitas hujan meningkat.

“Tolong Pemkot Bandung dan Dinas LH Provinsi bergerak menangani persoalan sampah yang sering dibuang ke sungai ini, agar fenomena sampah kiriman ini tidak terus berulang,” desak Deni.

Baca Juga:  Berhasil Diringkus Polisi, Dua Pria yang Jual Anak di Bawah Umur Terancam 15 Tahun Penjara

Sementara itu, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, tak menampik bahwa persoalan limbah kiriman ini menciptakan lingkaran setan yang sangat melelahkan bagi para relawan di lapangan. Pihaknya bersama unsur masyarakat sering kali berjibaku membersihkan sungai, namun hasilnya nihil karena sampah kembali datang dalam waktu singkat.

“Namun seringkali juga, setelah dibersihkan besoknya sampah kembali menumpuk. Kami menduga kuat, mayoritas sampah yang menumpuk ini adalah sampah kiriman,” ungkap Tri.

Sebagai langkah mitigasi darurat, Pentahelix sempat mewacanakan pemasangan jaring pengaman sampah guna menyaring material limbah yang meluncur deras dari kawasan perkotaan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas LH Kota Bandung maupun otoritas terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi menanggapi protes keras dari warga Dayeuhkolot ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung sampah Sungai Citepus
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.