Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Titik Pembangunan Jalur dan Halte BRT Bandung, Siap Hadapi Macet 2 Tahun?

By SusanaJumat, 11 Juli 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proyek pengembangan transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya siap dilaksanakan dalam waktu dekat.

Kota Bandung sebagai salah satu wilayah utama dalam rute layanan BRT ini akan menjadi lokasi pembangunan jalur khusus BRT dan halte BRT di sejumlah titik strategis.

Pembangunan fasilitas penunjang BRT Bandung Raya ini mencakup jalur khusus dan halte untuk naik turun penumpang. Namun, proses konstruksi diprediksi akan menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama Kota Bandung selama dua tahun ke depan.

“Kita akan membangun konstruksi BRT yang akan membuat Bandung macet sampai dua tahun ke depan,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga:  Farhan Punya Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Transformasi Transportasi Publik di Bandung

Meskipun akan menimbulkan dampak sementara, Farhan menegaskan bahwa pembangunan jalur khusus dan halte BRT ini merupakan langkah penting dalam transformasi transportasi publik Kota Bandung.

BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang selama ini membelenggu kota berjuluk Paris van Java ini.

“Ini investasi jangka panjang untuk perbaikan transportasi. Kita perlu bersabar menghadapi dampak konstruksi,” kata Farhan.

Belum Ada Jadwal Pasti Dimulainya Pembangunan

Farhan belum mengumumkan jadwal pasti kapan pembangunan jalur khusus dan halte BRT dimulai, apakah pada pertengahan atau akhir tahun 2025. Namun, beberapa survei awal dan peninjauan lapangan telah dilakukan sejak April 2025.

Baca Juga:  Farhan Siap Lindungi Warga Bandung dari Dampak Konflik Timur Tengah

Lokasi survei meliputi ruas-ruas jalan yang menjadi rute BRT Bandung Raya, termasuk:

  • Halte Alun-alun Bandung (Jalan Asia Afrika)
  • Gedung Koperasi dan Jalan Otista
  • Museum Sri Baduga (Jalan BKR)
  • Pintu Masuk ITC Kebon Kalapa (Jalan Moh. Toha)
  • Jalan Naripan (dekat Warung Makan Ceu Mar)

Farhan menjelaskan, akan ada dua jenis jalur BRT:

  • Dedicated Lane dengan marka jalan (pembatas cat di aspal)
  • Separator beton sebagai jalur eksklusif kendaraan BRT

BRT Diharapkan Dongkrak Sektor Pariwisata dan UMKM

Baca Juga:  Pemkot Bandung Resmi Bentuk BPBD 2025, Waspadai Ancaman Sesar Lembang

Selain untuk memperbaiki sistem transportasi, kehadiran halte BRT di titik-titik wisata di Kota Bandung diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung UMKM lokal.

“Seperti di Tegallega depan Museum Sri Baduga, atau kuliner legendaris di Ceu Mar, halte BRT bisa membantu menarik lebih banyak pelanggan,” ujar Farhan.

Jam Operasional dan Pengamanan Halte BRT Bandung

BRT Bandung Raya direncanakan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi halte agar tidak disalahgunakan.

“Kalau malam, halte BRT ditutup menggunakan pagar besi agar tidak dijadikan tempat menginap atau toilet umum,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya jalur khusus BRT Bandung kemacetan Bandung Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.