Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inspirasi Karier dari Pemain Juggling Bola

Senin, 21 September 2026 11:00 WIB

PARAH! Dari Video Call hingga Main Game di Rapat DPR: Ada Apa dengan Wakil Rakyat Kita?!

Senin, 21 September 2026 10:39 WIB

Waspada Potensi Angin Kencang dan Hujan Disertai Petir, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jabar Sepekan ke Depan

Senin, 21 September 2026 10:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inspirasi Karier dari Pemain Juggling Bola
  • PARAH! Dari Video Call hingga Main Game di Rapat DPR: Ada Apa dengan Wakil Rakyat Kita?!
  • Waspada Potensi Angin Kencang dan Hujan Disertai Petir, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jabar Sepekan ke Depan
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Sikat Persijap 2-1, Marc Klok Bongkar Kendala Non-Teknis yang Dihadapi Persib di Jepara
  • Kulineran Bareng Keluarga di Bandung, 4 Tempat Ini Punya Harga Mulai Rp20 Ribuan
  • Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2027, Catat Tanggal Puasa dan Lebaran
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Waspada Potensi Angin Kencang dan Hujan Disertai Petir, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jabar Sepekan ke Depan

By Aga GustianaSenin, 21 September 2026 10:04 WIB3 Mins Read
Hujan Petir. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengaruh fenomena El Niño dengan skala kekuatan yang sangat tinggi masih mendominasi pergerakan cuaca di wilayah Jawa Barat. Akibat tekanan iklim tersebut, pasokan uap air serta kelembapan udara yang berfungsi sebagai bahan baku utama pembentukan awan hujan menjadi sangat terbatas, sehingga mayoritas wilayah Tatar Pasundan mengalami kecenderungan curah hujan yang relatif rendah.

Kendati demikian, bukan berarti seluruh kawasan di Jawa Barat sepenuhnya mengalami cuaca kering tanpa basah. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah daerah terpantau masih menyimpan potensi diguyur hujan dengan intensitas sedang. Kondisi tersebut bahkan dapat disertai terjangan angin kencang serta sambaran kilat atau petir secara sporadis dan berdurasi singkat selama sepekan ke depan, terhitung mulai 21 hingga 27 September 2026.

Kepala BMKG Bandung, Edi Wibowo, memaparkan bahwa peta dinamika atmosfer di Jawa Barat menunjukkan adanya indikasi penguatan suplai kelembapan udara jika dikomparasikan dengan kondisi pekan sebelumnya. Parameter klimatologi mencatat indeks NINO 3.4 berada pada angka plus 2,51, sementara tingkat kelembapan pada lapisan vertikal 850 hingga 700 milibar bergerak di kisaran angka 40 sampai 95 persen.

“Sepekan ke depan indeks NINO 3.4 berkisar pada nilai +2,51. Kelembapan udara pada lapisan 850-700 mb berada pada kisaran 40-95 persen yang menunjukkan peningkatan dari pekan sebelumnya,” jelas Edi pada Minggu (20/9/2026).

Baca Juga:  BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem Terjang Indonesia saat Libur Nataru

Lonjakan indeks kelembapan tersebut berpadu dengan anomali suhu muka laut yang membentang antara minus 3,0 hingga plus 3,5 derajat Celsius. Selain itu, tingkat labilitas udara lokal yang berada pada kategori ringan hingga menengah turut membuka peluang bagi terbentuknya awan-awan konvektif penghasil hujan lokal di beberapa titik spesifik.

“Anomali suhu muka laut berada pada -3,0 sampai dengan +3,5 °C dengan labilitas atmosfer yang bervariasi pada kategori ringan hingga sedang sehingga menaikkan peluang beberapa wilayah untuk terjadi hujan lokal,” tambahnya.

Baca Juga:  Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Cirebon, BRIN: Meteor Besar Jatuh di Laut Jawa

Meskipun dinamika udara tersebut mendongkrak peluang hujan, otoritas meteorologi menegaskan bahwa karakteristik cuaca secara makro di Jawa Barat masih didominasi oleh volume curah hujan yang minim.

“Secara umum curah hujan di Jawa Barat masih cenderung rendah, namun potensi hujan dengan intensitas ringan masih diprakirakan terjadi secara lokal di sebagian wilayah Jawa Barat,” ungkap Edi.

Sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat dan pemangku kebijakan daerah, BMKG merinci sebaran wilayah yang patut diwaspadai bakal mendapati hujan sedang disertai petir dan angin kencang dalam waktu dekat:

  • Senin (21/9): Potensi hujan terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, serta kawasan Kabupaten dan Kota Sukabumi.
  • Selasa (22/9/2026): Kondisi cuaca serupa diprediksi melanda Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, serta Kabupaten Sukabumi.
  • Rabu (23/9): Potensi hujan disertai petir mengarah ke wilayah Kabupaten serta Kota Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
  • Kamis (24/9): Wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta masuk dalam daftar daerah pantauan.
  • Jumat (25/9): Potensi cuaca ekstrem skala lokal meliputi Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, hingga Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Bahan Pokok Tetap Terjaga

Secara nasional, volume curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diproyeksikan masih tertahan pada kategori rendah hingga menengah—berkisar antara 0 sampai 150 milimeter per dasarian—yang diperkirakan berlangsung hingga Dasarian II Oktober 2026. Dominasi cengkeraman El Niño kuat menjadi faktor utama di balik lambatnya proses hidrometeorologi tersebut.

Kendati demikian, fluktuasi cuaca harian yang bersifat lokal tetap dapat memicu pembentukan awan hujan secara mendadak manakala kondisi labilitas atmosfer setempat mendukung. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman iklim kering, mulai dari penyusutan cadangan air bersih, risiko kekeringan lahan pertanian, hingga potensi kemunculan titik panas (hotspot) yang rentan memicu kebakaran hutan dan lahan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG cuaca Jawa Barat El Nino
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kulineran Bareng Keluarga di Bandung, 4 Tempat Ini Punya Harga Mulai Rp20 Ribuan

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini

Bukan Cuma Enak! 5 Tempat Makan Viral di Bandung 2026 yang Bikin Pengunjung Rela Antre

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.