Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Minggu, 2 Agustus 2026 20:02 WIB

Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 19:42 WIB
ilustrasi, warga tengah mengisi token listrik PLN.

Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan

Minggu, 2 Agustus 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

11 Wanita Diduga PSK Terjaring Razia Pekat di Bogor, Empat Terinfeksi HIV

By Aga GustianaSabtu, 17 Mei 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi razia PSK
Ilustrasi razia PSK. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebelas wanita yang diduga sebagai pelaku prostitusi online berhasil diamankan dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar oleh Satpol PP bersama Garnisun dan kepolisian di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis malam (15/5/2025).

Razia dilakukan dengan menyisir beberapa kontrakan dan indekos yang diduga menjadi lokasi transaksi prostitusi melalui aplikasi Michat. Dari empat indekos yang disisir, petugas mengamankan 11 wanita yang diduga sebagai PSK.

Rincian Penangkapan PSK dan Pelanggan

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, menjelaskan kronologi razia tersebut.

“(Total diamankan) berjumlah 11 Wanita Tuna Susila yang diduga sebagai PSK melalui aplikasi Michat, dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata dan diserahkan kepada Dinas Sosial,” ujar Anwar, Jumat (16/5/2025).

Adapun lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik yakni:

  • Kontrakan di wilayah Ciriung, diamankan 4 wanita.
  • Kontrakan di daerah Pabuaran, diamankan 3 wanita.
  • Kontrakan lain di sekitar Puri, diamankan 1 wanita.
  • Sisa 3 wanita diamankan di kontrakan lain yang juga diduga sebagai PSK dan pelanggan Michat.

Tak hanya wanita, satu pria yang diduga sebagai pelanggan atau “pria hidung belang” turut diamankan dalam operasi ini.

“Satu orang laki laki hidung belang turut diamankan,” tambah Anwar.

Pemeriksaan Kesehatan dan Temuan HIV/AIDS

Dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap para wanita yang diamankan, petugas menemukan fakta mengkhawatirkan. Empat dari sebelas wanita diduga PSK tersebut dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.

“Telah melakukan kegiatan PEKAT tadi malam yang mendapatkan 11 diduga wanita tuna susila. Dari hasil yang didalami, 4 orang mengidap HIV/AIDS, dalam pantauan penggiat/pendamping HIV,” jelas Anwar.

Sementara tujuh wanita lainnya dinyatakan negatif HIV/AIDS. Mereka selanjutnya dirujuk ke Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial Tuna Susila (SPRTS) Sukabumi untuk mendapatkan rehabilitasi dan pendampingan sosial.

“7 orang wanita tuna susila dirujuk langsung kepada Balai SPRTS Sukabumi,” ujar Anwar.

Upaya Penanganan dan Pencegahan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor menyatakan akan terus memantau proses rehabilitasi dan pemulihan para wanita tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari program penanganan penyakit masyarakat yang tidak hanya mengedepankan penindakan hukum tetapi juga pembinaan dan edukasi kesehatan.

Menurut pakar kesehatan masyarakat, Dr. Siti Handayani, MPH, pencegahan penyakit menular seperti HIV/AIDS di kalangan PSK sangat penting dan membutuhkan sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga sosial.

“Deteksi dini dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci untuk mengurangi risiko penularan HIV pada komunitas rentan,” ungkap Dr. Siti dalam seminar kesehatan masyarakat di Jakarta, 2024.

Razia penyakit masyarakat (pekat) seperti ini juga menjadi langkah strategis aparat untuk menekan peredaran prostitusi online yang berdampak pada kesehatan dan sosial masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor hiv Kabupaten Bogor PSK razia wanita
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.