bukamata.id – Wilayah Bandung Utara selalu punya cara untuk membuat orang ingin kembali. Udara yang lebih dingin, barisan pohon pinus, serta lanskap perbukitan menjadikan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda sebagai titik pelarian favorit, baik bagi warga lokal maupun wisatawan luar kota.
Memasuki 2026, Tahura dan area sekitarnya tidak lagi sekadar identik dengan jalur trekking dan wisata alam. Kawasan ini berkembang menjadi magnet baru wisata keluarga, khususnya bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati makanan sambil merasakan suasana alam terbuka. Tren liburan pun bergeser: orang-orang kini mencari pengalaman utuh—berjalan santai di alam, aktivitas edukatif ringan untuk anak, lalu ditutup dengan santapan yang berkesan.
Berikut tujuh rekomendasi tempat makan keluarga di sekitar Tahura Bandung yang paling banyak dibicarakan tahun ini, dirangkum dari ulasan pengunjung dan rekomendasi warga setempat.
1. Perkedel Bu Kokom – Warung Taru
Perpaduan Jalan Santai dan Kuliner yang Sedang Viral
Nama Perkedel Bu Kokom melejit sejak awal 2026 dan menjadi buah bibir di media sosial. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga konsepnya yang unik: menikmati makanan setelah berjalan kaki menyusuri hutan pinus.
Menu andalan berupa perkedel goreng bertekstur renyah di luar namun lembut di dalam menjadi favorit banyak pengunjung. Dengan harga yang ramah kantong, warung ini kerap diserbu keluarga yang ingin menikmati sajian rumahan khas Sunda di tengah suasana alam Tahura.
Perjalanan menuju lokasi pun menjadi bagian dari pengalaman. Bagi yang ingin santai, tersedia akses alternatif dari arah Sekejolang Pakar Utara. Menu pendamping seperti nasi merah, ikan asin, sayur goreng, hingga sambal khas semakin melengkapi sensasi makan sederhana yang terasa istimewa.
2. Soeji Dining – Chanaya Resort
Pilihan Makan Keluarga dengan Pemandangan Lembah
Untuk keluarga yang menginginkan suasana lebih tenang dan berkelas, Soeji Dining menawarkan pengalaman berbeda. Berada di area Chanaya Resort, restoran ini menghadap langsung ke lembah hijau Dago Giri dengan desain bangunan terbuka.
Menu yang disajikan mengangkat masakan Nusantara dengan sentuhan modern. Kualitas rasa, pelayanan, serta suasana menjadikan tempat ini sering dipilih untuk makan malam keluarga atau momen spesial. Meski berada di kelas premium, banyak pengunjung menilai harganya sepadan dengan pengalaman yang didapat.
3. Armor Kopi
Dari Kedai Kopi ke Ruang Berkumpul Keluarga
Armor Kopi mengalami perubahan signifikan dalam dua tahun terakhir. Jika sebelumnya dikenal sebagai tempat ngopi pencinta manual brew, kini Armor Kopi berkembang menjadi ruang berkumpul keluarga yang ramah anak.
Area yang luas, aman, dan menyatu dengan alam menjadikannya cocok untuk acara keluarga besar. Beberapa program edukatif untuk anak juga kerap digelar, membuat orang tua bisa bersantai sambil anak-anak beraktivitas. Kopi lokal tetap menjadi andalan, ditemani camilan ringan yang pas dinikmati di udara sejuk Bandung Utara.
4. Cingcau Herbal Tahura
Minuman Tradisional di Tengah Jalur Alam
Di dalam kawasan Tahura, terdapat warung kecil yang selalu menjadi tempat singgah favorit: Cingcau Herbal. Minuman cingcau buatan tradisional dengan gula aren ini sering dipilih sebagai pelepas dahaga setelah berjalan kaki.
Kesederhanaan menjadi daya tarik utama. Tanpa pemanis buatan, rasa segar dan alami justru membuat warung ini mudah diingat. Tak jarang, orang tua memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan minuman tradisional kepada anak-anak di tengah alam terbuka.
5. Kopi Tahura
Ruang Komunitas dan Event Keluarga Berskala Besar
Kopi Tahura dikenal sebagai salah satu titik kumpul terbesar di kawasan ini. Dengan area yang mampu menampung ratusan orang, tempat ini kerap menjadi lokasi acara keluarga, pasar kreatif, hingga pertunjukan musik akustik.
Meski sering ramai, suasana tetap terasa nyaman karena area duduk menyebar di antara pepohonan tinggi. Pilihan menu cukup beragam, mulai dari minuman kopi hingga makanan berat, cocok untuk pengunjung yang datang beramai-ramai.
6. Cafe D’Pakar
Sensasi Makan di Tepi Tebing
Cafe D’Pakar hampir selalu masuk daftar wajib bagi pencinta pemandangan alam. Area duduk yang berada di tepi tebing memberikan sudut pandang langsung ke hamparan hutan pinus dan perbukitan Bandung.
Desain saung unik, termasuk bentuk kapal, membuat tempat ini disukai anak-anak. Menu yang ditawarkan cukup familier, sehingga aman untuk semua usia. Waktu terbaik berkunjung adalah sore hari saat kabut tipis mulai turun dan suasana terasa semakin sejuk.
7. Tahura Djuanda
Piknik Keluarga dengan Nilai Edukasi
Sebagai kawasan konservasi, Tahura Djuanda tetap menjadi destinasi utama bagi keluarga yang ingin menikmati waktu bersama tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Dengan tiket masuk terjangkau, pengunjung bisa membawa bekal sendiri atau membeli makanan dari pedagang lokal di dalam area.
Berbagai aktivitas edukatif seperti mengunjungi penangkaran rusa, berjalan ke Curug Omas, atau menjelajah Gua Belanda menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Piknik sederhana di tengah alam sering kali justru menjadi momen paling berkesan.
Wisata Alam dan Kuliner Kembali Jadi Favorit
Tahun 2026 menandai kembalinya minat masyarakat pada wisata alam yang berpadu dengan kuliner. Kawasan Tahura Bandung membuktikan bahwa makan bersama keluarga tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang suasana, pengalaman, dan kebersamaan.
Baik memilih kuliner sederhana di tengah hutan maupun restoran dengan panorama lembah, kawasan ini menawarkan banyak pilihan untuk akhir pekan yang lebih bermakna. Jadi, sudah menentukan destinasi keluarga berikutnya?
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











