bukamata.id – Kota Sukabumi tak hanya terkenal dengan udaranya yang sejuk, tetapi juga kaya akan kuliner legendaris yang menggoda lidah. Mulai dari roti jadul hingga jajanan pasar, semua memiliki kisah panjang yang menambah cita rasa di setiap gigitannya.
Kalau kamu berencana berkunjung ke Sukabumi, berikut tujuh kuliner klasik yang wajib masuk daftar wisata kuliner kamu!
1. Roti Priangan – Ikon Klasik Sejak 1943
Nama Roti Priangan sudah melekat di hati warga Sukabumi sejak masa penjajahan. Didirikan oleh Oey Tjiang Lie pada tahun 1943, roti ini masih diproduksi dengan cara tradisional menggunakan oven tua tanpa bahan pengawet.
Baca Juga: Kuliner Malam Bogor Paling Populer 2025, Enak, Murah, dan Bikin Ketagihan!
Teksturnya lembut, aromanya khas, dan rasanya pas di lidah. Beberapa varian favorit di antaranya roti cokelat, keju, kismis, nanas, gula susu, dan roti tanduk yang melegenda.
2. Mochi Lampion Kaswari – Oleh-oleh Wajib Sejak 1983
Siapa yang tak kenal mochi khas Sukabumi? Di Mochi Lampion Kaswari, kamu bisa menemukan mochi kenyal dengan isian kacang tanah manis gurih. Berdiri sejak 1983, mochi ini menjadi ikon oleh-oleh dan telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Jawa Barat.
Tersedia berbagai rasa kekinian seperti pandan, mocca, jahe, keju, matcha, dan pisang ambon. Lokasinya di Jl. Gang Kaswari No.1, Selabatu, Cikole, buka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB.
3. Laksa Pak Idrus – Resep Klasik 70 Tahun
Buat pencinta makanan berkuah, Laksa Pak Idrus wajib dicoba. Sudah ada sejak lebih dari tujuh dekade, laksa ini dikenal karena kuah santan kuningnya yang gurih dengan aroma kemangi yang khas.
Baca Juga: Liburann ke Pangandaran? Jangan Lewatkan 6 Destinasi Kuliner dan Oleh-oleh Ini
Isiannya sederhana: soun, tahu, tauge, dan oncom merah. Harga per porsi hanya Rp10.000. Lokasi di Jl. Pemuda No.1, Citamiang, buka setiap hari kecuali Jumat, mulai pukul 10.00 hingga habis.
4. Soto Mie & Mie Kocok Mang Ece Odeon – Legendaris Sejak 1973
Berdiri sejak 1973, Soto Mie Mang Ece Odeon dikenal sebagai pelopor soto halal di Sukabumi. Isinya melimpah: mie, bihun, daging sapi, paru, dan kentang rebus, disajikan dengan kuah gurih menggoda.
Harga per porsi mulai Rp20.000, dan bisa dinikmati di Jl. Lettu Bakri No.8, Warudoyong, buka setiap hari pukul 09.00–20.00 WIB.
5. Bandros Ata – Manis Gurih Sejak 1950
Jajanan tradisional satu ini sudah jadi teman setia warga Sukabumi sejak 1950-an. Bandros Ata dibuat dari campuran tepung beras, santan, dan kelapa parut, dipanggang hingga beraroma wangi menggoda.
Baca Juga: 20 Tempat Makan Terbaik di Garut 2025: Dari Kuliner Legendaris hingga Kekinian
Kamu bisa menemukannya di Jl. Gudang, Kebonjati, Cikole, dengan harga sekitar Rp14.000 per porsi. Biasanya antrean panjang sudah terlihat sejak sore hari!
6. Bubur Ayam Bunut – Favorit Warga Sejak 1982
Bagi pemburu sarapan khas Sukabumi, Bubur Ayam Bunut adalah legenda. Berdiri sejak 1982, bubur ini terkenal dengan topping melimpah seperti tulang ayam, risol, pepes, emping, dan jeroan.
Harga mulai dari Rp10.000, buka dari pukul 06.00 pagi hingga tengah malam di Jl. Siliwangi No.93, Cikole.
7. Kue Jahe Sukabumi – Camilan Antik Sejak Zaman Belanda
Satu lagi camilan lawas yang masih eksis hingga kini: Kue Jahe Sukabumi. Terbuat dari tepung sagu, parutan jahe, dan gula merah, kue ini punya cita rasa manis pedas yang khas, renyah di luar tapi lembut di dalam.
Konon, kue ini sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Kamu bisa membelinya di Jl. Siliwangi Gang Mansur No.7, Kebonjati, Cikole.
Menjelajahi Cita Rasa dan Sejarah Sukabumi
Kuliner legendaris di Sukabumi bukan hanya soal rasa, tetapi juga warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Setiap gigitan membawa cerita—tentang keluarga, ketekunan, dan kehangatan kota kecil yang tak pernah kehilangan pesonanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








