Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 16:12 WIB
Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 15:58 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’

Selasa, 31 Maret 2026 15:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia
  • Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
  • Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’
  • Drama di Stuttgart! Jerman Menang Tipis 2-1 atas Ghana lewat Gol Menit Akhir
  • Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
  • Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar
  • Julio Cesar Comeback? Persib Siapkan Kejutan di Tengah Krisis Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Protes Mahasiswa Unpar, Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras

By Putra JuangRabu, 20 Maret 2024 11:38 WIB2 Mins Read
Aksi Protes Mahasiswa Unpar, Tuntut Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Parahyangan Bergerak (ARAK) melakukan aksi protes terkait kenaikan harga beras. Namun, aksi protes tersebut bukan dilakukan dengan cara berunjuk rasa.

ARAK melakukan aksi protes dengan membagikan beras gratis kepada warga sekitaran kampus Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Jalan Ciumbuleuit, pada Selasa (19/3/2024).

Korlap Aksi, Samsul Tirano mengatakan, aksi ini bukan kegiatan amal melainkan sebagai bentuk protes terhadap keadaan carut marut ekonomi nasional belakangan ini.

“Dimana harga-harga bahan pokok melambung tinggu, seperti beras yang mengalami kenaikan tertinggi sepanjang sejarah dimana kenaikannya hampir sekitar 100% dari tahun sebelumnya, dimana seperti kita ketahui harga beras sekarang menyentuh angka 16.000 hingga 17.000 untuk satu kilogramnya,” kata Samsul dalam keterangannya.

Baca Juga:  Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

Bukan hanya itu, stok beras juga berkurang dengan adanya bantuan pangan beras yang diambil dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog untuk dijadikan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Dimana dikatakan juga saat pemilu kemarin bantuan sosial tersebut justru di politisir penggunaanya untuk kepentingan salah satu paslon capres, Kementerian Sosial juga tidak dilibatkan dalam proses penerimaan bantuan sosial ini dan malah diserahkan kepada Kemenko Ekuin,” tuturnya.

Samsul menilai, pemerintah telah gagal dalam mensejahterakan masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Ada Demo Lagi di Gedung DPRD Jabar, Kini Giliran BEM Kema Unpad

“Kami menilai pemerintah telah gagal mensejahterakan rakyatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya yaitu bahan-bahan pokok seperti telur, beras, daging serta minyak goreng,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun menuntut pemerintah serius dalam menyikapi kenaikan harga-harga bahan pokok dan segera menstabilkannya, terutama disaat-saat penting seperti bulan Ramadhan ini.

“Menuntut pemerintah untuk tidak menggunakan bantuan sosial sebagai alat tukar dengan rakyat demi memperoleh suara masyarakat,” imbuhnya.

Terakhir, ARAK juga menyerukan persatuan rakyat baik dari kalangan civitas akademik dan rakyat tertindas yang terdampak.

Baca Juga:  IKA Unpar, IKA Angela dan Perkumpulan Alumni Kolese Jesuit Gelar Donor Darah Serentak

“Hanya dengan persatuan rakyat lah kita dapat memukul balik kesewenang-wenangan rezim Jokowi hari ini, Jokowi tidak memikirkan kesejahteraan rakyatnya, Jokowi beserta kroni-kroninya hanya sibuk melanggengkan nafsu politiknya dengan pemilu curangnya dan kepentingan dinasti politiknya,” tandasnya.

Berikut ini 5 poin tuntutan ARAK kepada pemerintah:

1. Menuntut pemerintah Jokowi segera menurunkan harga beras

2. Menuntut dihentikannya beras dijadikan alat komoditas politik

3. Menuntut rezim Jokowi bertanggungjawab atas carut marut ekononomi yang terjadi

4. Menuntut pertanggung jawaban rezim Jokowi atas carut marutnya kondisi demokrasi, politik dan ekonomi nasional dengan dipercepatnya pengguliran hak angket.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ARAK beras gratis kenaikan harga beras mahasiswa Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar

Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Bedah Rumah 35 Ribu Unit di Jabar, bank bjb Kucurkan Rp700 Miliar Dana BSPS 2026

Cara Cepat Amankan Slot Lari Bandoeng 10K 2026: Nabung di bank bjb, Langsung Dapat Tiket!

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.