Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 11:57 WIB

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kamis, 30 April 2026 10:59 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?

Kamis, 30 April 2026 10:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
  • Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 20 Januari 2026 13:21 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang hadir sebagai pembicara di Seminar Kebangsaan Unpas. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan untuk Mewujudkan Kesejahteraan dalam Hak Asasi Manusia” yang digelar di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus Universitas Pasundan (Unpas), Selasa (20/1/2026).

Salah satu narasumber, Rafael Situmorang, Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, menuturkan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga falsafah hidup bangsa yang menyatukan keberagaman Indonesia.

“Kita hari ini diskusi soal Pancasila sebagai simpul kebangsaan, sebagai falsafah kehidupan bangsa,” ujar Rafael di hadapan peserta seminar.

Ia mengingatkan, Pancasila memiliki akar sejarah yang panjang dan lahir dari nilai-nilai yang memang sudah hidup di tengah masyarakat Indonesia jauh sebelum kemerdekaan.

Baca Juga:  Pimpinan DPR RI Minta Maaf ke Publik, Janjikan Reformasi Usai Temui Mahasiswa

“Pancasila ini kalau kita bicara sejarahnya sangat panjang. Karena kata Soekarno, saya tidak menemukan Pancasila, tetapi saya hanya menggali apa yang sudah hidup di relung bangsa Indonesia,” katanya.

Rafael menjelaskan, gagasan Pancasila pertama kali disampaikan Bung Karno pada 1 Juni 1945, sebagai tawaran nilai dasar kebangsaan yang mencakup semangat nasionalisme, internasionalisme, hingga demokrasi.

Baca Juga:  PBB Pantau Demo di Indonesia, Dugaan Pelanggaran HAM Jadi Sorotan

“Pancasila lahir 1 Juni, pada saat itu Soekarno menawarkan Pancasila sebagai nilai kebangsaan, internasionalisme, demokrasi,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Rafael, dibentuk Panitia Sembilan yang bertugas menyempurnakan redaksi dan formulasi Pancasila hingga akhirnya melahirkan Piagam Jakarta sebagai bagian penting dari proses sejarah bangsa.

“Setelah itu dibentuklah Panitia Sembilan, untuk memperbaiki redaksi dan formulasi Pancasila, sampai akhirnya terbit Piagam Jakarta,” tuturnya.

Menurutnya, setiap sila dalam Pancasila memiliki makna yang luas dan saling terhubung. Mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, hingga persatuan Indonesia yang menjadi simbol kuat nasionalisme.

Baca Juga:  DPRD Jabar Pantau Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Garut, Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

“Pengembangan arti Pancasila itu sangat luas, dari sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, lalu kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, ini menjadi simbol nasionalisme,” jelasnya.

Seminar ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dan civitas akademika Unpas untuk kembali memaknai Pancasila, bukan hanya sebagai teks konstitusional, tetapi sebagai nilai hidup yang relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan dan isu hak asasi manusia di era modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Hak Asasi Manusia mahasiswa nasionalisme Pancasila Rafael Situmorang seminar kebangsaan Unpas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.