Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Kamis, 5 November 2026 07:02 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Kamis, 5 November 2026 06:02 WIB

Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory

Kamis, 5 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

By Aga GustianaSabtu, 13 Juni 2026 15:47 WIB3 Mins Read
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat resmi membongkar skandal dugaan rasuah terkait fasilitas pimpinan dan anggota legislatif di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Indramayu. Dalam perkembangan terbaru, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, resmi menyandang status sebagai tersangka. Kasus yang menjeratnya berkaitan erat dengan penyelewengan dana tunjangan transportasi serta perumahan DPRD Indramayu untuk tahun anggaran 2022 hingga 2025.

Langkah hukum Kejati Jabar tidak berhenti di sang Wabup. Penyidik juga menetapkan dua orang mantan birokrat, yakni eks Sekretaris DPRD berinisial AF dan mantan Plt Sekretaris DPRD berinisial IM, sebagai tersangka yang ikut bertanggung jawab.

Berdasarkan taksiran tim ahli, pemufakatan jahat dalam pos anggaran dinas ini disinyalir telah menguras kas negara hingga mencapai Rp18 miliar. Walau angka kerugiannya fantastis, pihak kejaksaan memutuskan untuk belum melakukan penahanan terhadap Syaefudin beserta dua tersangka lainnya.

Baca Juga:  Dinyatakan Lengkap, Dua Berkas Kasus Pembunuhan Subang Diserahkan ke Kejaksaan

Mengintip Kekayaan Syaefudin Berdasarkan LHKPN

Di tengah sorotan tajam publik, isi pundi-pundi kekayaan sang Wakil Bupati pun memicu rasa penasaran. Berdasarkan data resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor ke KPK pada 10 Maret 2026 (laporan periodik 2025), total aset bersih Syaefudin berada di angka Rp3.471.302.473.

Jika dibedah, pilar terbesar kekayaannya bersumber dari sektor properti, berupa dua aset tanah sekaligus bangunan di wilayah Indramayu dengan taksiran harga Rp4.126.000.000. Sementara itu, isi garasi sang pejabat tergolong sederhana untuk ukuran kepala daerah, dengan total nilai kendaraan Rp112 juta yang meliputi:

Baca Juga:  Kejati Jabar Periksa 15 Saksi Kasus Dana Hibah Pramuka Bandung, Tersangka Baru Mungkin Bertambah
  • Mobil pikap keluaran tahun 2017 (senilai Rp65 juta)
  • Motor Honda Beat tahun 2016 (senilai Rp7,5 juta)
  • Motor Vespa Sprint tahun 2019 (senilai Rp39,5 juta)

Selebihnya, ia mencantumkan kepemilikan harta bergerak senilai Rp9 juta, simpanan kas mikro sebesar Rp25.512.848, serta catatan beban utang yang menembus Rp802.110.375.

Peran Masa Lalu dan Alasan Mangkir Pemeriksaan

Syaefudin sendiri terseret dalam pusaran kasus ini akibat kebijakan yang diambil sewaktu dirinya masih menduduki kursi Ketua DPRD Indramayu untuk masa jabatan 2019-2024. Pihak Korps Adhyaksa menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan pasca-gelar perkara.

“Bahwa benar hari ini penyidik Pidsus Kejati Jawa Barat telah memanggil tiga orang tersangka yaitu S, IM dan AF dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022 sampai 2025,” kata Kasipenkum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga:  Tiga Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Pasar Cigasong Dilimpahkan ke Kejari Majalengka

Sayangnya, dalam agenda penyerahan keterangan tersebut, jalannya pemeriksaan tidak berjalan lengkap. Saat AF dan IM bersikap kooperatif dengan mendatangi kantor Kejati Jabar, sang Wakil Bupati justru absen dari panggilan penyidik.

“Satu tersangka atas nama S tidak hadir di dalam pemeriksaan hari ini dikarenakan ee sakit, dan telah berkirim surat sakit kepada tim penyidik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kejati Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.