bukamata.id – Setelah ditutup sejak awal 2026, Alun-alun Bandung akhirnya akan kembali dibuka untuk masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan sebelum ruang publik ikonik tersebut kembali dapat dinikmati warga.
Selama beberapa bulan terakhir, penutupan Alun-alun Bandung menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat. Ruang terbuka hijau yang berada di jantung Kota Bandung itu selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga maupun wisatawan untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga dan teman, hingga menikmati suasana pusat kota tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Bagi Nabila Nur (23), warga Jatinangor, Alun-alun Bandung menjadi tempat yang hampir selalu ia kunjungi ketika menghabiskan akhir pekan di Kota Kembang.
“Sering main ke Alun-alun Bandung kalau weekend dan main ke Bandung, dari sore sampai jam tujuh malam,” ujar Nabila kepada bukamata.id, Minggu (2/8/2026).
Ia mengaku menyukai suasana Alun-alun Bandung karena nyaman, gratis, dan berada di lokasi yang strategis.
“Alasannya ya suka aja main ke sini. Selain murah, bisa main seharian sama teman-teman,” katanya.
Menurutnya, lokasi Alun-alun yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan juga menjadi nilai tambah.
“Dekat ke mal. Kalau bosan main di taman Alun-alun Bandung, tinggal nyebrang ke toko-toko baju. Nggak perlu jauh-jauh,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Dio (23), warga Bandung Wetan. Ia mengaku kerap mampir ke Alun-alun Bandung setelah menunaikan salat di Masjid Agung Bandung.
“Kalau habis salat di Masjid Agung Bandung, kadang suka main ke taman Alun-alun Bandung. Tinggal jalan beberapa langkah saja sudah sampai,” ujarnya.
Menurut Dio, keberadaan ruang terbuka hijau yang dapat dinikmati secara gratis menjadi daya tarik tersendiri.
“Gratis, paling cuma bayar parkir saja,” katanya.
Namun, sejak Alun-alun Bandung ditutup untuk proses perbaikan, ia mengaku kehilangan salah satu tempat favorit untuk bersantai di pusat kota.
“Pengennya segera dibuka lagi, sudah lama. Mungkin warga Bandung lainnya juga kangen main di Taman Alun-alun Bandung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan jadwal pembukaan kembali Alun-alun Bandung telah dibahas bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
“Kami sudah rapat dengan Pak Wali soal pembukaan. Nanti berkenannya menjelang 17 Agustus. Kan pemeliharaannya sudah beres, perbaikan dan segala macamnya,” kata Luthfi saat dihubungi.
Ia menjelaskan, proses pemeliharaan sempat mengalami penundaan karena Alun-alun Bandung dibuka sementara untuk menampung massa saat pawai kemenangan Persib Bandung usai menjuarai Liga 1.
Kini, Pemkot Bandung tinggal menyelesaikan sejumlah persiapan teknis sebelum kawasan tersebut kembali dibuka.
“Jadi sampai saat ini masih persiapan. Mungkin tanggal 15, 16 atau bisa saja tanggal 17 Agustus. Yang pasti kita akan persiapkan personel dan lainnya,” ujarnya.
Selain menyiapkan petugas, Pemkot Bandung juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengatur keberadaan pedagang di sekitar kawasan Alun-alun Bandung agar aktivitas masyarakat tetap tertib dan nyaman.
Luthfi memastikan, pekerjaan yang dilakukan hanya berfokus pada perbaikan saluran drainase sehingga tidak mengubah wajah maupun konsep kawasan Alun-alun Bandung.
“Setelah perbaikan tidak ada perubahan konsep lanskap Alun-alun Bandung,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










