Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Sabtu, 19 September 2026 09:23 WIB

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Sabtu, 19 September 2026 09:18 WIB

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Sabtu, 19 September 2026 07:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

By Aga GustianaSabtu, 19 September 2026 09:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya penataan kota lewat pemindahan utilitas kabel udara di ruas Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, justru menyisakan masalah besar bagi warga sekitar. Proses pengerjaan di lapangan yang terkesan serampangan memicu kelumpuhan jaringan internet IndiHome di kawasan Turangga, Cijaura, dan sekitarnya hingga berhari-hari.

Kondisi tersebut langsung memantik protes keras dari publik, khususnya para pelaku usaha digital yang sumber penghidupannya sangat bergantung pada kelancaran koneksi data. Salah satu korban terdampak, Rianto Nurdiansyah, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya atas insiden yang merugikan ini.

“Pekerjaan saya melakukan live streaming di TikTok Studio menggunakan laptop. Internet kabel mati sembilan hari ini membuat saya rugi besar secara finansial. Kalau terpaksa pakai tethering paket data HP, kuotanya sangat menguras kantong dan biayanya membengkak drastis,” ujar Rianto Nurdiansyah kepada awak media, Sabtu (19/9/2026).

Kelambanan penanganan gangguan ini dinilai telah mencederai hak-hak dasar pelanggan. Berdasarkan regulasi UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999, penyedia jasa seharusnya bertanggung jawab penuh atas layanan yang macet. Ironisnya, di tengah buruknya pelayanan ini, pelanggan justru diadang ancaman denda penalti hingga Rp1 juta jika ingin memutus kontrak secara sepihak.

Baca Juga:  Tempat Kuliner Unik dengan Sentuhan Alam di Timur Bandung

Tanggapan Pihak Telkom dan Solusi Terbatas

Menanggapi krisis jaringan yang dikeluhkan pelanggan, manajemen Telkom melalui Head of Service Area Cijaura, Fauzan, akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya kendala teknis tersebut.

Baca Juga:  Jalan-jalan di Bandung? Jangan Lewatkan Mampir ke Bioskop Rakyat, Dijamin Seru

“Saat ini team kita sedang melakukan recovery secara massive. Semoga layanan bisa secepatnya kembali normal. Kami memohon maaf atas ketidaknyamannya,” dalih Fauzan melalui pesan singkatnya.

Pihak operator berdalih bahwa proses normalisasi jaringan ditargetkan rampung sepenuhnya pada penghujung September ini jika tidak ada hambatan berarti di lapangan. Sebagai langkah darurat sementara, manajemen mengeklaim telah menerjunkan bantuan perangkat modem nirkabel Telkomsel Orbit bagi pelanggan yang mendesak.

Baca Juga:  Miris, Seorang Pria di Majalaya Tewas Ditusuk Usai Cekcok Masalah Utang

Namun, penyaluran modem sementara tersebut dinilai belum merata karena hanya diprioritaskan bagi segmen perkantoran dan pelaku usaha tertentu saja. Akibat buruknya koordinasi proyek infrastruktur ini, warga mendesak adanya bentuk ganti rugi atau kompensasi materiil yang adil agar kerugian ekonomi para pekerja kreatif di Bandung tidak terus diabaikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Indihome internet
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.