Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

By Mulki AlbarKamis, 30 Juli 2026 20:10 WIB3 Mins Read
Pohon di Cihapit Ditebang untuk Lapangan Padel, DPKP Bandung Tegaskan Tak Pernah Beri Izin. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keberadaan lapangan padel dan coffee shop baru di Jalan L.L.R.E. Martadinata, kawasan Cihapit, Kota Bandung, menjadi sorotan setelah sejumlah pohon di sekitar lokasi ditebang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setidaknya terdapat sembilan pohon di dekat Simpang Jalan Cihapit yang telah ditebang. Bekas penebangan terlihat dari sisa batang dan akar yang kemudian tertutup semen di sekitar area lapangan.

Padahal, kawasan tersebut sebelumnya dikenal cukup rindang. Rekaman Google Maps pada Februari 2026 juga masih memperlihatkan sejumlah pepohonan tumbuh di sekitar lokasi yang kini telah berdiri bangunan lapangan padel dan SixNine Coffee & Roastery.

Penebangan pohon tersebut menjadi perhatian lantaran Pemerintah Kota Bandung memiliki aturan terkait pemangkasan maupun penebangan pohon di ruang publik. Penebangan tanpa izin bahkan dapat berujung pada sanksi.

Pejabat UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon Kota Bandung, Yopi, menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin terkait penebangan sembilan pohon di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Mengungkap Sejarah Taman Lalu Lintas Bandung, Daya Tarik Edukasi untuk Generasi Muda

“Kami DPKP tidak pernah mengeluarkan izin terkait penebangan sembilan pohon tersebut,” ujar Yopi, Kamis (30/7/2026).

Menurut Yopi, penebangan pohon tanpa izin tersebut merupakan bentuk kegiatan yang melawan hukum. Ia mengatakan pengawasan terhadap keberadaan pohon dan ruang publik merupakan tanggung jawab bersama sehingga perlu dilakukan secara kolaboratif.

“Itu adalah bentuk kegiatan melawan hukum. Pengawasan adalah tanggung jawab bersama. Kami berkolaborasi antara DPKP, kewilayahan, dan dinas terkait,” katanya.

Yopi menambahkan, apabila ditemukan adanya pelanggaran, penindakan terhadap pihak yang melakukan pelanggaran menjadi kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Dalam hal pelanggaran ini menjadi tugas Satpol PP untuk menindak sesuai dengan peraturan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada pertengahan Juli 2026, lima orang dikenai denda dengan total mencapai Rp100 juta akibat penebangan pohon secara sembarangan.

Baca Juga:  Hari Minggu, Wajib Coba Sarapan Unik di Bubur Setia Bandung

Pengelola Mengaku Tak Tahu

Di sisi lain, pihak pengelola SixNine Coffee & Roastery mengaku tidak mengetahui proses pembangunan maupun penebangan pohon di lokasi tersebut.

Salah seorang pihak pengelola yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, dirinya baru datang ke Bandung setelah mendapat tugas untuk mengelola tempat tersebut. Saat tiba, kondisi bangunan lapangan padel dan coffee shop sudah dalam keadaan jadi.

“Saya tidak tahu apa-apa. Saya dimutasi dan datang ke Bandung dalam keadaan tempat sudah jadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya tidak terlibat dalam proses pembangunan maupun penebangan pohon yang dilakukan sebelum dirinya datang ke Bandung. Karena itu, ia juga mengaku tidak mengetahui apakah pembangunan maupun penebangan pohon di lokasi tersebut telah mengantongi perizinan dari pemerintah.

Menurutnya, tugas yang diberikan kepadanya hanya sebatas mengelola operasional tempat yang sudah selesai dibangun. Sementara seluruh proses pembangunan dan urusan perizinan disebut menjadi kewenangan pihak pusat.

Baca Juga:  Wajib Dicoba, Tiga Rekomendasi Nasi Goreng Terkenal di Bandung

“Saya datang hanya disuruh untuk mengelola. Untuk segala bentuk pembangunan dan perizinan itu diurus oleh pusat,” katanya.

Dengan demikian, pihak pengelola yang berada di lokasi saat ini mengaku tidak mengetahui secara langsung siapa yang melakukan penebangan pohon maupun bagaimana proses perizinan pembangunan lapangan padel dan coffee shop tersebut.

Sementara itu, keterangan DPKP Kota Bandung memastikan bahwa izin penebangan sembilan pohon tersebut tidak pernah diterbitkan. Adapun tindak lanjut terhadap dugaan pelanggaran menjadi kewenangan Satpol PP bersama unsur kewilayahan dan dinas terkait.

Persoalan ini pun menyisakan pertanyaan mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab atas penebangan sembilan pohon tersebut serta bagaimana status perizinan pembangunan lapangan padel dan coffee shop di kawasan Cihapit.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.