Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

By Aga GustianaSabtu, 19 September 2026 20:03 WIB2 Mins Read
Ilustrasi begal
Ilustrasi begal motor. (humas.porli.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi kriminalitas jalanan yang sempat dilaporkan mencekam di kawasan Kabupaten Garut, Jawa Barat, berujung pada fakta yang mencengangkan. Alih-alih menjadi korban perampokan bersenjata tajam seperti yang ia gembar-gemborkan, seorang pengendara ojek online berinisial Ganes Melasrana (24) justru terbukti sengaja merekayasa cerita palsu.

Kisah dramatis ini bermula ketika Ganes mendatangi kantor Polsek Tarogong Kaler pada Kamis (17/9/2026) guna membuat laporan resmi. Kepada pihak berwajib, pemuda tersebut mengaku telah menjadi korban begal sadis di kawasan sepi Cilopang, Rancabango, Garut, pada Rabu (16/9/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB dengan dalih hendak menjemput pelanggan.

Dalam keterangannya saat itu, ia mengeklaim diadang oleh tiga orang tak dikenal yang mengendarai dua unit sepeda motor di tengah jalan yang sunyi.

“Tas saya diambil, ada uang Rp 2,1 juta, HP dan kartu kredit,” ucap Ganes kepada awak media pada Jumat (18/9/2026).

Baca Juga:  Aipda H Dicopot Imbas Viral Motor Patwal Senggol Pemotor di Puncak

Tidak hanya kehilangan barang berharga, Ganes juga sempat menebar cerita bahwa dirinya menjadi sasaran penganiayaan dengan senjata tajam. Ia menuturkan bilah golok sempat menghujam tangannya sebanyak dua kali serta menggores bagian jok sepeda motor, sebelum akhirnya ia berobat ke puskesmas terdekat dan meneruskannya dengan laporan kepolisian.

Baca Juga:  Setelah Tugu Biawak, Giliran Patung Rajawali Indramayu Curi Perhatian: Budget Minim, Hasil Memukau!

“Benar, korban melaporkan kejadian tersebut hari Kamis,” konfirmasi Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi.

Mendapat laporan tersebut, jajaran gabungan dari Unit Polsek Tarogong Kaler bersama Tim Sancang Satreskrim Polres Garut langsung bergerak cepat turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara serta investigasi mendalam. Namun, penyelidikan di lapangan justru menemukan banyak kejanggalan fatal yang tidak masuk akal.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, membeberkan bahwa keterangan yang disampaikan pelapor sama sekali tidak sinkron dengan temuan bukti-bukti fisik di lapangan.

Baca Juga:  AMPG Gelar Aksi, Tuntut Ketua KPU dan Bawaslu Garut Dipecat Terkait Dugaan Gratifikasi

“Kami menemukan banyak hal yang tidak sinkron. Hasil pengecekan CCTV juga tidak terdeteksi adanya kejadian di sekitar TKP di waktu yang dilaporkan,” tegas Herman.

Berbekal insting penyelidikan yang tajam, aparat kepolisian langsung mencurigai gelagat sang pelapor. Setelah diinterogasi secara intensif oleh penyidik, kebohongan Ganes akhirnya runtuh seketika dan ia terpaksa mengakui bahwa seluruh insiden begal tersebut murni skenario karangan belaka.

“Untuk sementara, yang bersangkutan ini sudah mengakui perbuatannya. Saat ini masih kami selidiki alasan yang bersangkutan melakukan tindakan ini,” pungkas Herman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut Ojol viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.