bukamata.id – Kabar duka menyelimuti civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Seorang pemuda berinisial MFA yang tercatat sebagai mahasiswa aktif di kampus tersebut harus berpulang setelah mengalami kecelakaan lalu lintas maut di Kota Bandung, Jawa Barat.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa pemuda asal Makassar tersebut berlangsung di Jalan A.H. Nasution Nomor 262, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Arcamanik, pada Sabtu (19/9/2026) menjelang subuh sekitar pukul 04.45 WIB.
Insiden nahas ini melibatkan dua unit kendaraan bermotor, yaitu sepeda motor Yamaha XRide berpelat nomor B-3725-PEH yang dikemudikan oleh korban, serta sebuah mobil minibus Toyota Avanza bernomor polisi AG-1595-VV yang dikemudikan oleh seorang pria asal Bekasi berinisial IR (40 tahun).
“Akibat dari kecelakaan tersebut, 1 orang meninggal dunia,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.
Kronologi kejadian bermula ketika kuda besi yang ditunggangi MFA bergerak dari arah barat menuju timur, yakni rute Cicaheum menuju Cibiru di sepanjang Jalan A.H. Nasution.
Ketika tiba di lokasi kejadian, motor korban diduga mendadak oleng akibat pengemudi kurang berkonsentrasi dan melakukan pengereman mendadak saat hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Akibat kondisi aspal yang masih basah usai diguyur hujan deras dini hari tadi, ban motor tergelincir.
Nahas, tubuh korban terpelanting ke jalur berlawanan dan seketika tertabrak oleh minibus Toyota Avanza yang sedang melintas dari arah sebaliknya.
“Kemudian setibanya di TKP diduga hilang kendali atas kendaraan yang dikendarainya ketika melakukan pengereman saat mendahului kendaraan yang melaju di depannya, sehingga kemudian kendaraan tergelincir dan pengemudi kendaraan tertabrak oleh Kendaraan minibus Toyota Avanza yang melaju berlawanan arah,” jelas Fiekry.
“MFA meninggal di lokasi kejadian,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, seluruh kelengkapan surat berkendara baik dari pihak korban maupun pengemudi mobil terpantau lengkap. Kondisi fisik kendaraan serta infrastruktur jalan dilaporkan dalam keadaan baik dan layak. Namun, faktor cuaca berupa jalanan yang licin pascahujan turut menjadi perhatian penyidik.
Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah ditangani secara intensif oleh jajaran Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung guna penyelidikan lebih lanjut.
“Faktor penyebab lakalantas, faktor manusia (tidak konsentrasi),” pungkas Fiekry.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









