Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Sabtu, 19 September 2026 12:07 WIB

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Sabtu, 19 September 2026 10:12 WIB

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Sabtu, 19 September 2026 09:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

By Aga GustianaSabtu, 19 September 2026 12:07 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi pemerasan berkedok lembaga anti-rasuah berujung di balik jeruji besi. Seorang pria tak berkutik saat aparat kepolisian mencokoknya di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku yang sempat pamer lencana mirip atribut lembaga negara tersebut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) usai memeras seorang ketua kelompok tani.

Penyergapan dipimpin langsung oleh Kanit Jatanras Ipda Majlis Pakpahan. Dalam rekaman visual di lapangan sekitar pukul 22.19 WIB pada Jumat malam (18/9), petugas tampak mengamankan barang bukti berupa gepokan uang tunai pecahan Rp 100 ribu sembari menggiring pelaku menuju kendaraan petugas.

Kronologi Bermula dari Peninjauan Kandang Domba

Kasus ini bermula ketika korban bernama Robi Farid, selaku Ketua Kelompok Tani Ciraden Girang, didatangi dua orang tak dikenal di kandang ternak mereka yang berlokasi di Kampung Marinjunggirang, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

“Nanyain program domba yang 2025. Kami sambut baik, kami arahkan, kami lihatkan ternaknya. Kami jelaskan apa adanya sesuai kondisi, alhamdulillah ternak kami masih ada,” tutur Robi saat ditemui usai kejadian.

Baca Juga:  Warga Pesisir Selatan Jabar Diminta Siaga, BMKG Ungkap Ancaman Rob dan Gelombang Besar hingga Akhir Januari

Usai inspeksi mendadak tersebut, situasi berubah drastis pada siang hari selepas salat Jumat. Pelaku kembali menghubungi korban dan mengklaim menemukan selisih data antara laporan kelompok tani dengan dokumen yang mereka pegang.

“Bahwa saya kan laporin ada ternak itu bantuan sekitar 40 ekor, sedangkan kata beliau dari KPK yang ngakunya LSM KPK Jabar infonya 20 ekor,” ucap Robi.

Pertemuan Berujung Intimidasi dan Desakan Uang Damai

Merasa ada kejanggalan, korban menuruti ajakan pertemuan lanjutan sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan dekat Masjid Istiqomah atau depan Hotel Agusta. Pertemuan yang berlangsung hingga magrib itu mengungkap identitas asli pelaku yang ternyata mengaku dari ormas LSM KPK Jabar di bawah pimpinan seseorang berinisial ES alias Uyut Menyan.

Di titik inilah tekanan psikologis mulai dilancarkan agar kasus bantuan ternak tersebut tidak dibawa ke ranah hukum.

Baca Juga:  Terbongkar! Modus Oknum Kemenag Minta Uang Berjenjang Kuota Haji Khusus

“Ujung-ujungnya mereka berdua dari LSM KPK Jabar meminta untuk diselesaikan masalah ini dengan nominal Rp 6 juta,” jelas Robi.

Sempat terjadi tawar-menawar di mana korban hanya berniat memberikan uang bensin sekadarnya, namun ditolak mentah-mentah oleh pelaku yang mendesak dana jutaan rupiah harus cair malam itu juga.

Jebakan Batman: Skenario OTT di Citepus

Tak ingin menjadi korban penindasan oknum tak bertanggung jawab karena merasa mengelola program dengan benar, Robi dan rekan-rekannya sepakat melapor ke aparat penegak hukum.

“Kami berdiskusi untuk mencari pembelaan agar kami tidak ditindas. Karena kami merasa tidak salah, program masih kami jalankan, ternak juga masih aman,” imbuh Robi.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Sukabumi bergerak cepat menyusun siasat penyergapan. Jebakan dipasang di kawasan Citepus, persis di depan balai desa setempat sekitar pukul 22.00 WIB. Begitu transaksi serah terima uang terjadi, aparat langsung menyergap pelaku dengan barang bukti uang tunai senilai Rp 5 juta.

Baca Juga:  Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Selain uang tunai, polisi menyita sejumlah atribut penunjang aksi pelaku seperti lencana logam berwarna emas berlogo khusus berkalung rantai, beberapa kartu identitas, NPWP, kunci kendaraan, serta setumpuk berkas dokumen.

Penjelasan Resmi Kepolisian

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan adanya operasi tangkap tangan terhadap oknum pemerasan tersebut.

“Benar, yang bersangkutan sudah kami amankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) tadi malam,” ujar Dudi saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).

Pihaknya memastikan saat ini penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif guna membongkar jaringan serta motif mendalam di balik aksi penipuan dan pemerasan berkedok bantuan sosial tersebut.

“Terduga pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas. Kami masih mendalami keterangan dari yang bersangkutan serta para saksi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPK OTT Sukabumi Tani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.