Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Pesisir Selatan Jabar Diminta Siaga, BMKG Ungkap Ancaman Rob dan Gelombang Besar hingga Akhir Januari

By Aga GustianaSelasa, 20 Januari 2026 12:51 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir rob. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivitas masyarakat di sepanjang pantai selatan Jawa Barat perlu ditingkatkan kewaspadaannya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung sampai 22 Januari 2026. Tak hanya itu, peringatan gelombang laut tinggi juga dikeluarkan untuk wilayah perairan selatan Jabar.

Menurut BMKG, potensi rob kali ini berkaitan dengan fenomena astronomi, yakni fase Bulan Purnama yang bertepatan dengan kondisi Perigee, saat posisi Bulan berada paling dekat dengan Bumi. Kombinasi ini dapat memicu kenaikan muka air laut hingga mencapai titik maksimum.

BMKG mencatat, puncak pasang air laut diprediksi terjadi pada rentang 19 hingga 22 Januari 2026, terutama pada malam hari sekitar pukul 20.00 sampai 23.00 WIB.

Baca Juga:  Gempa M 4,9 Guncang Bekasi, Guncangannya Terasa hingga Bandung

Sukabumi Masuk Zona Risiko Tinggi

Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam kategori rawan. Setidaknya ada tiga kawasan pesisir yang mendapat perhatian khusus, yakni Palabuhanratu, Ciracap, dan Ujung Genteng.

Selain ancaman rob, BMKG Maritim juga melaporkan adanya gelombang laut dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Barat sejak 20 Januari 2026. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut pada 21 hingga 22 Januari, bahkan berpotensi muncul kembali pada 25 Januari 2026 di Samudra Hindia selatan Jabar.

Baca Juga:  BPBD Jabar dan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca, Hujan Deras Dialihkan ke Laut

Daerah Lain yang Berpotensi Terdampak

Tak hanya Sukabumi, sejumlah wilayah pesisir selatan Jawa Barat lainnya juga berisiko mengalami dampak serupa. Daerah-daerah tersebut antara lain:

  • Kabupaten Cianjur: Agrabinta dan Sindangbarang
  • Kabupaten Garut: Pameungpeuk dan Cikelet
  • Kabupaten Tasikmalaya: Cipatujah dan Cikalong
  • Kabupaten Pangandaran: Kalipucang dan Pangandaran

BMKG juga mengingatkan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus di kawasan-kawasan tersebut. Keberadaan awan ini dapat memicu angin kencang serta meningkatkan tinggi gelombang secara tiba-tiba.

Potensi Gangguan Aktivitas Warga

Fenomena cuaca dan laut ini diperkirakan dapat berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan masyarakat pesisir, operasional pelabuhan, proses bongkar muat barang, hingga sektor perikanan.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem, Stasiun Klimatologi Jabar Ingatkan Daerah Bertopografi Rawan Longsor

BMKG mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di area pantai saat air laut pasang, meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, serta memastikan saluran drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi optimal.

Sebagai langkah antisipasi, warga juga disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG agar memperoleh pembaruan cuaca dan peringatan dini secara akurat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir rob BMKG Cuaca Ekstrem gelombang tinggi palabuhanratu pesisir selatan Jawa Barat Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.