Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Salah satu wisata dekat Stasiun Padalarang adalah Wahoo Waterworld.

Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa

Rabu, 23 September 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru

Rabu, 23 September 2026 04:00 WIB

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Rabu, 23 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa
  • Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru
  • Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
  • Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Pesisir Selatan Jabar Diminta Siaga, BMKG Ungkap Ancaman Rob dan Gelombang Besar hingga Akhir Januari

By Aga GustianaSelasa, 20 Januari 2026 12:51 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir rob. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivitas masyarakat di sepanjang pantai selatan Jawa Barat perlu ditingkatkan kewaspadaannya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung sampai 22 Januari 2026. Tak hanya itu, peringatan gelombang laut tinggi juga dikeluarkan untuk wilayah perairan selatan Jabar.

Menurut BMKG, potensi rob kali ini berkaitan dengan fenomena astronomi, yakni fase Bulan Purnama yang bertepatan dengan kondisi Perigee, saat posisi Bulan berada paling dekat dengan Bumi. Kombinasi ini dapat memicu kenaikan muka air laut hingga mencapai titik maksimum.

BMKG mencatat, puncak pasang air laut diprediksi terjadi pada rentang 19 hingga 22 Januari 2026, terutama pada malam hari sekitar pukul 20.00 sampai 23.00 WIB.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi

Sukabumi Masuk Zona Risiko Tinggi

Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam kategori rawan. Setidaknya ada tiga kawasan pesisir yang mendapat perhatian khusus, yakni Palabuhanratu, Ciracap, dan Ujung Genteng.

Selain ancaman rob, BMKG Maritim juga melaporkan adanya gelombang laut dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Barat sejak 20 Januari 2026. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut pada 21 hingga 22 Januari, bahkan berpotensi muncul kembali pada 25 Januari 2026 di Samudra Hindia selatan Jabar.

Baca Juga:  Prediksi Cuaca BMKG Pekan Ini: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar

Daerah Lain yang Berpotensi Terdampak

Tak hanya Sukabumi, sejumlah wilayah pesisir selatan Jawa Barat lainnya juga berisiko mengalami dampak serupa. Daerah-daerah tersebut antara lain:

  • Kabupaten Cianjur: Agrabinta dan Sindangbarang
  • Kabupaten Garut: Pameungpeuk dan Cikelet
  • Kabupaten Tasikmalaya: Cipatujah dan Cikalong
  • Kabupaten Pangandaran: Kalipucang dan Pangandaran

BMKG juga mengingatkan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus di kawasan-kawasan tersebut. Keberadaan awan ini dapat memicu angin kencang serta meningkatkan tinggi gelombang secara tiba-tiba.

Potensi Gangguan Aktivitas Warga

Fenomena cuaca dan laut ini diperkirakan dapat berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan masyarakat pesisir, operasional pelabuhan, proses bongkar muat barang, hingga sektor perikanan.

Baca Juga:  Begini Pengakuan Aang Soal Dituduh Cuek Saat Anak-Istri Tewas Diterjang Banjir

BMKG mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di area pantai saat air laut pasang, meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, serta memastikan saluran drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi optimal.

Sebagai langkah antisipasi, warga juga disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG agar memperoleh pembaruan cuaca dan peringatan dini secara akurat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Cuaca Ekstrem Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.