bukamata.id – Wajah pengamanan mudik Lebaran di Jawa Barat kini telah bertransformasi total. Bukan lagi sekadar tenda biru di pinggir jalan atau petugas yang berdiri mengurai kemacetan, namun kini kepolisian hadir lebih dekat dalam genggaman ponsel pemudik.
Dalam perlombaan inovasi pelayanan ini, Polresta Bandung sukses membuktikan keunggulannya. Berdasarkan hasil penilaian komprehensif, Polresta Bandung resmi dinobatkan sebagai juara umum Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 tingkat Jawa Barat.
Skor Tertinggi di Jawa Barat
Keberhasilan ini diraih setelah tim penilai dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jabar, Biro SDM, dan Bidhumas melakukan evaluasi ketat pada medio 13 hingga 25 Maret 2026. Polresta Bandung berhasil mengantongi nilai 94, yang merupakan skor tertinggi di wilayah hukum Polda Jabar.
Inspektur Pengawasan Daerah Polda Jabar, Kombes Pol Benny Subandi, menjelaskan bahwa evaluasi tahun ini memiliki standar yang lebih tajam untuk mengukur efektivitas pelayanan di lapangan.
“Penilaian ini menjadi tolok ukur kesiapan personel, sarana prasarana, serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Benny.
Media Sosial Jadi Kunci Kemenangan
Ada hal menarik dalam indikator penilaian tahun ini. Aktivitas digital di platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan Facebook kini memegang porsi signifikan sebesar 20 persen dari total bobot nilai.
Polresta Bandung dinilai sangat adaptif dalam memanfaatkan media sosial untuk memberikan respons darurat serta informasi real-time mengenai rekayasa lalu lintas. Strategi ini membuat arus informasi bergerak lebih cepat dibandingkan kemacetan itu sendiri.
Menanggapi pencapaian prestisius ini, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono memberikan apresiasi penuh kepada seluruh jajarannya pada Selasa (5/5/2026).
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh personel di lapangan yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Aldi.
Aldi menambahkan bahwa sinergi antara aksi nyata di lapangan dan komunikasi publik yang modern menjadi kunci sukses timnya.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama Operasi Ketupat Lodaya 2026,” tambahnya.
Standar Baru Pelayanan Publik
Gelar juara umum ini tidak membuat Polresta Bandung cepat puas. Bagi mereka, ini adalah momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme di tengah ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap kemudahan akses informasi.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berinovasi, menjaga kekompakan, serta meningkatkan profesionalisme dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tutup Aldi.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan pengamanan di era modern tidak hanya dihitung dari jumlah petugas di lapangan, tetapi juga dari seberapa cepat institusi hadir memberikan solusi di ruang digital.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










